SEMENTARA itu, kafilah Kabupaten Mojokerto yang akan berlaga dalam Porsadin VII tingkat Jawa Timur 2026, menerima dukungan dan apresiasi penuh dari jajaran pemerintah daerah (pemda) maupun lembaga keagamaan. Sebanyak 17 cabang lomba diwakili santri pilihan yang berasal dari berbagai kecamatan di seluruh Kabupaten Mojokerto.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Amzar Ashari Siregar menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kesiapan seluruh peserta, pembina, serta lembaga pendidikan diniyah yang telah mempersiapkan kafilah ini dengan matang.
”Keikutsertaan di 17 cabang mulai dari tahfiz, pidato, cerdas cermat, kaligrafi, hingga lari dan bulu tangkis menunjukkan bahwa anak-anak kita mampu berprestasi secara seimbang. Mereka tidak hanya cerdas secara intelektual dan spiritual, tetapi juga sehat dan bugar. Inilah profil pelajar yang kita harapkan, beriman, berkarakter, dan berkemampuan menyeluruh,” ujar Amzar.
Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto Ama Noor Fikry turut bangga dan memuji kesiapan kafilah-kafilah Kabupaten Mojokerto yang akan berlaga dalam Porsadin VII tingkat Jawa Timur.
”Para kafilah ini merupakan juara tingkat Kabupaten Mojokerto. Kami sangat bangga. Ini wujud nyata bahwa pendidikan diniyah mampu mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, sekaligus bugar. Keseimbangan inilah yang menjadi bekal terbesar mereka ke depan,” tegasnya.
Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar tetap menjaga semangat, dengan harapan agar kafilah tampil prima dan membawa kebanggaan bagi daerah, menampilkan sportivitas, serta menjaga nama baik Kabupaten Mojokerto.
Lebih dari meraih juara, diharapkan setiap santri membawa pulang pengalaman berharga dan mempererat persaudaraan dengan peserta dari daerah lain. ”Jadilah duta terbaik Mojokerto. Pulanglah dengan pengalaman yang memperkaya diri dan silaturahmi yang semakin erat. Semoga Allah senantiasa melindungi dan membimbing langkah kalian semua,” pungkasnya. (bas/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto