Porsadin Ke-VII Kabupaten Mojokerto 2026, Fokus Kembangkan Potensi dan Karakter Santri 

Fendy Hermansyah • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 03:56 WIB
MOTIVASI: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa memberikan sambutan pembukaan Porsadin ke-VII di Pondok Pesantren Roudlotun Nasyiin Desa Berat Kulon, Kecamatan Kemlagi.
MOTIVASI: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa memberikan sambutan pembukaan Porsadin ke-VII di Pondok Pesantren Roudlotun Nasyiin Desa Berat Kulon, Kecamatan Kemlagi.

Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-VII se-Kabupaten Mojokerto tahun 2026 di Pondok Pesantren Roudlotun Nasyiin, Desa Berat Kulon, Kecamatan Kemlagi resmi dibuka Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa (Gus Barra). Ia berpesan agar Porsadin yang digelar pada 5-6 September 2026 ini mampu menjadi sarana bagi para santri untuk mengembangkan potensi dan karakter diri. 

GUS Barra mengungkapkan, bahwa keberadaan madrasah diniyah memiliki peran penting dalam membangun fondasi karakter generasi muda. Baginya, pendidikan yang diberikan melalui madrasah diniyah harus menanamkan nilai keimanan, akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap guru serta orang tua. 

RESMI DIBUKA: Porsadin ke-VII se-Kabupaten Mojokerto tahun 2026, di Pondok Pesantren Roudlotun Nasyiin Desa Berat Kulon, Kecamatan Kemlagi dibuka Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa.
RESMI DIBUKA: Porsadin ke-VII se-Kabupaten Mojokerto tahun 2026, di Pondok Pesantren Roudlotun Nasyiin Desa Berat Kulon, Kecamatan Kemlagi dibuka Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa.

Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman. ”Madrasah diniyah di Kabupaten Mojokerto memiliki peran yang sangat penting, yaitu bagaimana madrasah diniyah di Kabupaten Mojokerto membentuk karakter generasi-generasi kita, dan anak-anak bangsa kita. Karena pendidikan bukan hanya sekadar mentransfer ilmu, memberikan ilmu, atau memberikan teori di ruang-ruang kelas,” ungkapnya, Sabtu (5/9).

Gus Barra menekankan betapa pentingnya pendidikan madrasah yang kini tengah dijalani oleh para santri. Pendidikan tersebut akan menjadi pegangan awal yang kuat bagi masa depan, tidak hanya untuk diri mereka sendiri, namun juga bagi generasi-generasi jauh ke depannya. ”Apa yang kemudian diajarkan, dibimbing, dan dibentuk oleh guru-guru kita, ini akan kemudian menular ke anak-anak kita,” imbuhnya. 

SINERGI: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa didampingi Kepala Dispendik Amzar Ashari Siregar dan Kepala Kemenag Kabupaten Mojokerto Muttaqin.
SINERGI: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa didampingi Kepala Dispendik Amzar Ashari Siregar dan Kepala Kemenag Kabupaten Mojokerto Muttaqin.

Ia turut mendorong agar para peserta mengikuti kompetisi dengan jujur, disiplin, dan menjunjung sportivitas. Gus Barra berharap agar bibit-bibit atlet atau seniman yang mengikuti Porsadin ke-VII bisa terjaring dan dimaksimalkan potensinya. Sebab, melalui Porsadin, para santri turut diharapkan dapat membawa nama baik Kabupaten Mojokerto pada tingkat Provinsi Jawa Timur hingga nasional. 

”Selamat berkompetisi yang baik, berkompetisi yang sportif, tunjukkan bakat kalian, tunjukkan kemampuan kalian, kita berharap kalau kemudian di tingkat kabupaten bisa menang nanti kita akan bawa di tingkat provinsi dan seterusnya. Kita berharap dari Porsadin ini muncul generasi-generasi memiliki keunggulan-keunggulan di bidang seni maupun olahraga,” tandasnya. (bas/ris)

KOMPAK: Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto Amzar Ashari Siregar, Kepala Kemenag Kabupaten Mojokerto Muttaqin, dan Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kabupaten Mojokerto Ama Noor Fikry.
KOMPAK: Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto Amzar Ashari Siregar, Kepala Kemenag Kabupaten Mojokerto Muttaqin, dan Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kabupaten Mojokerto Ama Noor Fikry.

 

BERPRESTASI: Kafilah kontingen kecamatan yang berlaga dalam Porsadin VII tingkat Kabupaten Mojokerto 2026.
BERPRESTASI: Kafilah kontingen kecamatan yang berlaga dalam Porsadin VII tingkat Kabupaten Mojokerto 2026.

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
Porsadin Kabupaten Mojokerto kembangkan potensi karakter santri dispendik kabupaten mojokerto