Kemendes PDT Gandeng SMKN 1 Dlanggu, Perkuat SDM Desa dan Targetkan Lulusan Jadi Agen Perubahan

Indah Oceananda • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 18:52 WIB
VOKASI HEBAT: Siswa SMKN 1 Dlanggu bersama Staf Khusus Mendes PDT M. Afif Zamroni usai diskusi inspiratif. (Indah JPRM)
VOKASI HEBAT: Siswa SMKN 1 Dlanggu bersama Staf Khusus Mendes PDT M. Afif Zamroni usai diskusi inspiratif. (Indah JPRM)

 

SINERGI: Staf Khusus Mendes PDT M. Afif Zamroni menerima cendera mata dari SMKN 1 Dlanggu usai menghadiri focus group discussion.

 

KABUPATEN - Sekolah vokasi ditargetkan menjadi ujung tombak pembangunan sumber daya manusia (SDM) desa. SMKN 1 Dlanggu berdiskusi langsung dengan Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) M. Afif Zamroni untuk menyelaraskan kurikulum dan pendidikan karakter dengan kebutuhan daerah tertinggal, di aula SMKN 1 Dlanggu, Jumat (4/9) lalu. 

Diskusi ini mengusung tema Sinergi Pembangunan SDM Desa & Daerah Tertinggal Melalui Penguatan Kapasitas Generasi Muda. Kegiatan tersebut menjadi jembatan antara kebijakan pembangunan nasional dengan implementasi pendidikan di tingkat sekolah menengah. 

Gus Afif menegaskan pembangunan nasional yang berkelanjutan harus dimulai dari SDM yang unggul. ”Pembangunan nasional yang berkelanjutan berakar dari kualitas SDM yang unggul, berkarakter, dan memiliki wawasan global namun tetap berpijak pada kearifan lokal,” ujarnya.

PANGAN LOKAL: Staf Khusus Mendes PDT M. Afif Zamroni meninjau langsung hasil karya siswa jurusan kuliner SMKN 1 Dlanggu didampingi Kepala SMKN 1 Dlanggu Johan Bahrudin.
PANGAN LOKAL: Staf Khusus Mendes PDT M. Afif Zamroni meninjau langsung hasil karya siswa jurusan kuliner SMKN 1 Dlanggu didampingi Kepala SMKN 1 Dlanggu Johan Bahrudin.

Menurutnya, generasi muda di sekolah menengah memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Generasi muda di tingkat satuan pendidikan menengah khususnya wilayah penyangga seperti Kabupaten Mojokerto memegang peranan strategis sebagai agen perubahan sekaligus motor penggerak pembangunan di masa depan. ”Termasuk dalam konteks pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi desa, dan pembangunan daerah tertinggal,” imbuh Gus Afif. 

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sesuai arah kebijakan Kemendes PDT. Akselerasi kemandirian desa dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama. ”Dunia pendidikan menengah memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menyiapkan lulusan yang tidak hanya siap secara akademis, tetapi juga peka terhadap dinamika pembangunan kawasan pedesaan dan daerah tertinggal di Indonesia,” tambah Gus Afif.

SINERGI: Staf Khusus Mendes PDT M. Afif Zamroni menerima cendera mata dari SMKN 1 Dlanggu usai menghadiri focus group discussion.
SINERGI: Staf Khusus Mendes PDT M. Afif Zamroni menerima cendera mata dari SMKN 1 Dlanggu usai menghadiri focus group discussion.

Diskusi ini terbagi dalam dua bentuk. Pertama, focus group discussion (FGD) terbatas antara Stafsus Mendes PDT dengan kepala SMKN 1 Dlanggu dan sivitas akademika. Kedua, sesi inspirasi bersama perwakilan pendidik dan pengurus OSIS/siswa berprestasi. Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan fasilitas sekolah dan ekosistem literasi. 

Kepala SMKN 1 Dlanggu Johan Bahrudin menyambut baik inisiasi kolaborasi tersebut. ”Kami siap bersinergi dengan Kemendes PDT. SMKN 1 Dlanggu berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya terampil secara vokasi, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan kepedulian untuk membangun desa,” kata Johan. 

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Pinky Hidayati menegaskan pentingnya penyelarasan program. ”Kehadiran Staf Khusus Mendes PDT di SMKN 1 Dlanggu menjadi momentum penting. Kami di cabdindik akan terus mendorong sekolah vokasi untuk selaras dengan arah pembangunan SDM desa dan daerah tertinggal,” ujar Pinky. 

Kegiatan ini diharapkan dapat menyelaraskan visi pendidikan dengan kebutuhan pembangunan SDM pedesaan, memperkuat literasi dan kepemimpinan pemuda, menginisiasi program kolaboratif antara program desa mandiri Kemendes PDT dengan program SMKN 1 Dlanggu, serta memberikan motivasi kepada tenaga pendidik dan siswa. (oce/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
kemendes pdt sdm desa agen perubahan smkn 1 dlanggu