MOJOKERTO RAYA - Persiapan Tes Kompetensi Akademik atau TKA tahun 2026 terus dilakukan satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB di Mojokerto Raya. Meski tak wajib diikuti, tes ini menjadi salah satu syarat masuk Perguruan Tinggi Negeri atau PTN.
Kasi Pendidikan Menengah Atas, Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PMA-PKLK) Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Kabupaten-Kota Mojokerto Imron Rosadi mengatakan, data peserta TKA diambil langsung dari sistem Dapodik. ’’Data peserta TKA untuk SMA, SMK, dan SLB kami ambil dari Dapodik. Jadi yang terdata adalah siswa kelas 12 yang statusnya aktif di tahun ajaran berjalan,’’ katanya.
Karena bersumber dari Dapodik, lanjut dia, maka TKA tidak berlaku untuk siswa gap year atau lulusan tahun sebelumnya. ’’TKA ini memang diperuntukkan bagi siswa kelas 12 aktif. Siswa yang sudah lulus atau gap year tidak bisa mengikuti, karena TKA menjadi salah satu persyaratan masuk PTN pada tahun berjalan,’’ jelasnya.
Imron menambahkan, pihaknya saat ini terus berkoordinasi dengan kepala sekolah agar melakukan pemutakhiran data di Dapodik. Hal ini penting agar tidak ada siswa aktif yang terlewat. ’’Kami minta sekolah segera melakukan validasi data siswa kelas 12. Pastikan nama, NISN, dan status keaktifan sudah benar di Dapodik. Karena data itulah yang akan ditarik pusat untuk peserta TKA,’’ ujarnya.
TKA sendiri dirancang untuk mengukur capaian kompetensi akademik siswa pada mata pelajaran utama. Hasilnya akan digunakan bersama nilai rapor dan tes lain sebagai bahan seleksi masuk PTN. ’’Dengan adanya TKA, diharapkan siswa lebih siap secara akademik. Dan bagi PTN, ini bisa menjadi bahan pertimbangan seleksi yang lebih objektif,’’ pungkas Imron.
Pihaknya juga mengimbau orang tua dan siswa untuk tidak menunggu hingga akhir pendaftaran. Sekolah diminta segera menyampaikan informasi kepada siswa agar mempersiapkan diri mengikuti TKA. ’’Persiapan sudah harus dimulai dari sekarang, baik dari sisi administrasi maupun akademik. Harapannya semua siswa kelas 12 SMA, SMK, dan SLB di wilayah kami bisa mengikuti TKA,’’ tutupnya. (oce/fen)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto