KOTA - Puluhan siswa penyandang disabilitas mengikuti pelatihan membuat produk kue kekinian di Gedung PLUT Kota Mojokerto, Selasa (1/9/). Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) itu melibatkan lima sekolah luar biasa (SLB) di Kota Mojokerto.
Para siswa mendapat pelatihan membuat berbagai varian produk kuliner yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha. Materi pelatihan disampaikan oleh Olivia Bakery, yang memberikan praktik langsung kepada para peserta.
Kepala SLB Pertiwi Kota Mojokerto Aminah Indriyati mengatakan, pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi siswa berkebutuhan khusus, baik tunarungu, tunagrahita dan penyandang disabilitas lainnya.
Selain menambah keterampilan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk hidup lebih mandiri. ”Pelatihan ini bermanfaat sekali, terutama bagi para siswa SLB. Anak-anak berkebutuhan khusus diberi bekal keterampilan membuat berbagai varian produk kuliner yang memiliki peluang untuk dikembangkan di bidang usaha,” kata Indri, Selasa (1/9).
Menurutnya, keterampilan tersebut diharapkan dapat membuka wawasan siswa mengenai peluang usaha sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri. ”Kami berharap program ini bisa memberikan inspirasi bagi anak-anak sebagai bekal di kemudian hari dalam bidang usaha, agar anak-anak bisa mandiri dan percaya diri,” tuturnya.
Pelatihan ini menjadi salah satu upaya dalam memberikan ruang bagi siswa disabilitas untuk mengembangkan keterampilan produktif, sekaligus mengenalkan mereka pada potensi kewirausahaan sejak dini. (fan/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto