TAK hanya meriah, peringatan HUT Kemerdekaan RI di SDN Sumbergirang 2 juga sarat pesan. Selama dua hari, Senin (24/8) dan Rabu (26/8), sekolah ini menggelar ’’Lomba Kemerdekaan’’ dengan misi ganda, yakni menumbuhkan semangat kemerdekaan sekaligus budaya ’’Sekolah Hijau’’.
Kepala SDN Sumbergirang 2 Isnanik mengatakan, tema ’’Merah Putih Berkibar, Sekolah Hijau Bersinar’’ sengaja dipilih agar siswa belajar cinta tanah air dan lingkungan. ’’Kami ingin anak-anak merasakan kemeriahan 17-an, tetapi juga menanamkan nilai cinta tanah air dan lingkungan. Kemerdekaan bukan hanya bebas dari penjajah, tapi juga bebas dari lingkungan kotor,’’ ujar Isnanik.
Rangkaian kegiatan dimulai pada Senin (24/8) lalu dengan tiga lomba tradisional yang diikuti siswa kelas 1-6. Seperti lomba balap karung, kelereng sendok, dan memasukkan paku ke dalam botol. Menurut Isnanik, lomba ini dipilih karena sederhana, murah, dan bisa melatih kekompakan, ketelitian, serta sportivitas anak. Halaman sekolah penuh sorak sorai saat siswa berlomba sambil mengenakan atribut merah putih.
Kegiatan dilanjutkan pada Rabu (26/8) dengan Jalan Sehat dan Senam Bersama seluruh warga sekolah. Rute jalan sehat mengelilingi lingkungan sekolah dengan penuh yel-yel semangat. Setelah itu siswa mengikuti dua lomba bertema lingkungan. Pertama Lomba Yel-yel Sekolah Hijau, tiap kelas berkreasi menyuarakan pesan menjaga kebersihan. Kedua, lomba mading dengan tema ’’Sekolah Hijau Masa Depan Kita’’. ’’Lewat yel-yel dan mading, anak-anak belajar menyampaikan gagasan agar sekolah kita aktif, peduli, bersih, hijau, asri, dan sehat. Itu visi SDN Sumbergirang 2,’’ jelas Isnanik.
Dia menegaskan, kegiatan ini adalah bagian dari upaya membentuk karakter siswa. Dia juga berharap melalui lomba, anak-anak tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berkualitas, sehat, dan berbudaya lingkungan. ’’Kami ingin melahirkan anak-anak yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga punya kepedulian. Itu bekal mereka untuk Indonesia Maju,’’ tegasnya. Rangkaian ditutup dengan pembagian hadiah bagi pemenang lomba. (oce/fen)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto