Dispendik Kabupaten Mojokerto Tunggu Data Penerima dari Kemendikdasmen

Indah Oceananda • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:12 WIB
APEL: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Amsar Azhari Siregar, S.H., M.M., memimpin gelar apel kendaraan dinas, pastikan kelayakan dan ketertiban aset.
APEL: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Amsar Azhari Siregar, S.H., M.M., memimpin gelar apel kendaraan dinas, pastikan kelayakan dan ketertiban aset.

Terkait Wacana Penyaluran Buku untuk Perpus Sekolah 

KABUPATEN - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan penyaluran 5,5 juta eksemplar buku bagi 18.444 SD dan 6.165 SMP di seluruh Indonesia paling lambat akhir Agustus 2026. Di Kabupaten Mojokerto, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto menyatakan belum menerima daftar sekolah penerima, namun siap menyambut bantuan tersebut. 

”Sejauh ini belum ada informasi masuk, tapi kalau memang dapat tentu saja kami sambut dengan baik,” ujar Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari Siregar, Senin (24/8). Keadaan perpustakaan di sekolah Majapahit, lanjutnya, sebenarnya cukup memadai. Namun, lanjut Amsar, akan lebih baik ketika ada pembaruan buku yang bisa dibaca para siswa. ”Informasinya, arahan baru nanti akhir Agustus, jadi sampai saat ini belum ada keterangan kapan penyaluran,” jelas dia. 

Sesuai arahan Kemendikdasmen, ada tiga langkah krusial yang sedang digencarkan untuk meningkatkan literasi pelajar. Pertama, menumbuhkan kebiasaan membaca atau book engagement. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas perpustakaan sekolah. 

Langkah kedua, membangun kecakapan membaca. Hal itu diimplementasikan dalam kurikulum pembelajaran mendalam yang mencakup literasi. Yaitu dengan capaian pembelajaran analisis makna bacaan, evaluasi, dan refleksi isi teks. Selanjutnya siswa dapat mengaitkan informasi dalam bacaan dengan pengalaman hidup sehari-hari. 

”Terakhir dengan menjaga kecukupan bahan bacaan bermutu,” imbuh Amsar. Langkah-langkah itu dilakukan dengan sortir ketat isi buku bacaan di masing-masing perpustakaan sekolah. Berlanjut dengan arahan dari guru kepada siswa untuk membaca buku tertentu yang mendukung perkembangan anak. 

Menurut Amsar, tingkat literasi siswa di Kabupaten Mojokerto terus diupayakan meningkat. Pihaknya memastikan akan berusaha agar tingkat literasi generasi selanjutnya tetap terjaga. Harapannya, generasi selanjutnya bisa meraih capaian yang lebih tinggi, sekaligus meningkatkan kemampuan numerasi siswa yang menjadi fokus pembenahan. (oce/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
bantuan buku dispendik kabupaten mojokerto penerima kemendikdasmen