IKA TL ITS Surabaya Ciptakan Eco-Bronjong sebagai Wujud Aksi Jaga Mata Air Sumber Dali Trawas

Indah Oceananda • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:17 WIB
JAGA KELESTARIAN: Tim IKA TL ITS Surabaya gotong royong membangun eco-bronjong di kawasan Sumber Dali Trawas bersama perwakilan warga sekitar, Sabtu (15/8).
JAGA KELESTARIAN: Tim IKA TL ITS Surabaya gotong royong membangun eco-bronjong di kawasan Sumber Dali Trawas bersama perwakilan warga sekitar, Sabtu (15/8).

IKATAN Alumni Teknik Lingkungan (IKA TL) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melakukan aksi jaga mata air di Sumber Dali, Kecamatan Trawas, Sabtu (15/8). Aksi ini dilakukan bersama perwakilan warga Dusun Trawas dan BUMDES Trawas. 

Aksi ini dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) tahun 2026 sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain alumni Teknik Lingkungan, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) ITS Surabaya. 

Dalam menjaga mata air di Sumber Dali Trawas ini, diperlukan pembersihan rutin, di mana dalam hal ini dilakukan kerja bakti secara gotong royong antara alumni Teknik Lingkungan, mahasiswa beserta perwakilan warga Dusun Trawas.

Selain itu, untuk menahan erosi tanah di sekitar mata air agar tetap stabil, maka perlu dibuat bangunan penahan berupa eco-bronjong. Konsep eco-bronjong dipilih karena dapat bersifat porous daripada konsep beton murni, sehingga air masih dapat mengalir dengan baik sekaligus mengurangi dampak buruk terhadap ekosistem perairan. 

”Bantuan berupa eco-bronjong ini semoga bisa menjadi berkah untuk keberlanjutan sumber mata air Dali, sehingga airnya tetap terus dirasakan hingga penerus kita di masa mendatang”, ucap perwakilan dari IKA TL ITS Masykur Rifa’i. 

Dalam kesempatan ini, IKA TL ITS yang diwakili oleh M. Masykur Rifa’i, Husnul, Hylda beserta teman-teman secara simbolis menyerahkan bantuan eco-bronjong kepada perwakilan Desa Trawas, Sisyantoko. Penyerahan simbolis juga dilakukan melalui peletakan batu pertama untuk pembuatan eco-bronjong. 

”Bantuan ini kami juga namakan sebagai sedekah air, dan ini kami galang dari teman-teman alumni Teknik Lingkungan ITS, semoga ini bukan hanya menjadi bangunan infrastruktur konservasi semata namun juga bisa menjadi amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir,” papar perwakilan IKA TL ITS Hylda. 

Perwakilan warga Dusun Trawas Sisyantoko mengucapkan terima kasih atas sumbangsih dan kepedulian dari teman-teman alumni Teknik Lingkungan ITS untuk sumber mata air di desanya. Ia optimistis, sumber mata air ini akan terus mengalir dan memberikan manfaat yang lebih besar. 

”Utamanya ketika kita melakukan tiga hal, yaitu rutin menyambangi sumber mata air, senantiasa merawat dan membersihkan serta mendoakan agar kondisinya tetap lestari. Dan pada hari ini kita sudah melakukan itu bersama-sama.” tambahnya. 

Harapannya, eco-bronjong yang dibuat nantinya juga dapat menjadi bahan pembelajaran kepada generasi mendatang misal anak-anak sekolah bahwa bangunan tersebut merupakan salah satu cara dalam merawat sumber mata air. 

Pentingnya menjaga kelestarian sumber mata air yaitu agar kita tetap dapat menjaga siklus air, mencegah bencana kekeringan serta menjaga keseimbangan ekosistem alam. (oce/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
IKA TL ITS Surabaya Eco-Bronjong Sumber Dali Trawas trawas mojokerto