KOTA - Menyiapkan lulusan yang siap terjun ke dunia kerja menjadi prioritas utama SMK Tamansiswa Mojokerto. Untuk mewujudkan hal tersebut, sekolah telah menjalin kerja sama dengan ratusan perusahaan, baik di dalam maupun luar negeri, sekaligus memberikan pelatihan serta fasilitas sesuai kompetensi masing-masing siswa.
Dengan jumlah siswa mencapai 2.238 orang, SMK Tamansiswa Mojokerto terus berupaya mencetak tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
Sebagai bagian dari proses pembelajaran, seluruh siswa kelas XI diwajibkan mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL). Apabila selama PKL siswa mendapat penilaian baik dan direkrut oleh perusahaan, pihak sekolah memberikan dukungan penuh agar mereka dapat melanjutkan bekerja setelah lulus.
Kepala SMK Tamansiswa Mojokerto, Ki Willibrordus Widya Christanto, SE., MM, mengatakan sekolah terus mendorong siswa mengikuti program magang maupun bekerja di perusahaan mitra, baik di dalam maupun luar negeri.
"Kami telah bekerja sama dengan ratusan perusahaan dan sudah banyak alumni yang langsung bekerja setelah lulus. Saat ini ada tujuh siswa yang sedang magang kerja dan satu siswa telah dinyatakan lolos untuk bekerja di Jepang," ujar Ki Willi.
Menurutnya, satu siswa yang telah lolos seleksi tersebut dijadwalkan berangkat ke Jepang pada Desember 2026. "Sekolah memfasilitasi seluruh proses, mulai dari persiapan keberangkatan hingga pendampingan saat siswa berada di Jepang," tambahnya.
Untuk program penempatan kerja di Jepang, SMK Tamansiswa Mojokerto bekerja sama dengan LPK PT JIAEC yang bertugas menyiapkan pelatihan sekaligus menjembatani penempatan di perusahaan-perusahaan Jepang.
"Kami tidak hanya memberangkatkan siswa, tetapi juga mendampingi hingga mereka benar-benar bekerja. Saat ini sudah ada 80 siswa yang mempersiapkan diri mengikuti program kerja ke Jepang," paparnya.
Program magang dan penempatan kerja tersebut mendapat sambutan positif dari para orang tua siswa. Salah satunya disampaikan orang tua Shalsa Tasya, siswi yang sedang menjalani program magang di salah satu perusahaan di Mojokerto.
"Saya sangat mendukung program magang kerja dari sekolah. Sebelum bekerja, anak-anak mendapat pelatihan sesuai bidang kemampuannya sehingga lebih siap memasuki dunia kerja," ujarnya.
Sementara itu, Affan Rafi Suwito, siswa asal Mojokerto yang telah dipastikan berangkat bekerja ke Jepang, mengaku telah mengikuti pelatihan selama enam bulan.
"Segala persiapan dan pelatihan saya dapatkan dari LPK bersama SMK Tamansiswa. Alhamdulillah, saya sudah dipastikan berangkat ke Jepang pada Desember 2026," tuturnya. (rif/fen)
Daftar siswa yang mengikuti program magang kerja:
Teknik Pemesinan/Pengelasan (TPM):
- Rehan Andriansyah – PT Zenith All Mart
- Achmad Ari Wibowo – CV CPI Machinery
- Bayu Tegar Hidayat – CV Fajar Mitra Sentosa
- Bilal Lihab – CV Fajar Mitra Sentosa
Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ):
- Veshy Az'zahra – PT Central Karya Lintas Buana
Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL):
- Hafiz Ahmad Ramadhan – CV Gleercall Teknik
- Candra Dwi Putra Pratama – PT Nusantara Teknik Utama
Sumber : Radar Mojokerto