SMPN 1 Jatirejo Bentuk Karakter Siswa, Berakhlak Mulia, dan Cinta Tanah Air

Indah Oceananda • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 20:05 WIB
SAMBUT HANGAT: Kepala SMPN 1 Jatirejo Tutik Sriwahyuni secara resmi membuka kegiatan MPLS tahun ajaran 2026/2027.
SAMBUT HANGAT: Kepala SMPN 1 Jatirejo Tutik Sriwahyuni secara resmi membuka kegiatan MPLS tahun ajaran 2026/2027.

RATUSAN wajah baru, ratusan harapan baru. Setidaknya itulah spirit yang dibangun SMPN 1 Jatirejo dalam memulai tahun ajaran 2026/2027 melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah selama lima hari, 13-17 Juli lalu. 

Tak sekadar mengenalkan gedung dan lingkungan sekolah, tapi sekaligus menanamkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH), kedisiplinan oleh anggota koramil, hingga literasi digital dan pencegahan Napza. 

Hari pertama dibuka dengan khidmat melalui upacara pembukaan MPLS dan salam sapa murid baru. Murid baru kemudian diajak mengenali lingkungan sekolah lebih dekat lewat materi Wawasan Wiyata Mandala. Agenda Aku dan Sekolahku berupa tur keliling sekolah, ice breaking untuk mencairkan suasana, serta materi Aku Anak Indonesia Hebat, Karakterku Kuat, menjadi bekal awal pembentukan karakter. 

Memasuki hari kedua, semangat pagi dimulai dengan senam pagi. Para siswa diajak menuangkan harapan dan solusi di ”pohon harapan” dan ”pohon solusi”. Ada juga pengenalan budaya lokal, ice breaking dan materi penting siaga bencana yang disampaikan perwakilan BPBD Kabupaten Mojokerto. 

Hari ketiga fokus pada pengembangan diri. Melalui eksplorasi diri, murid baru diajak untuk mengenali potensi dan bakat mereka. Dilanjutkan asesmen literasi dan numerasi, literasi digital agar bijak bermedia sosial, ice breaking, serta penyuluhan pencegahan bahaya Napza oleh anggota polsek setempat. 

Di hari keempat, kegiatan diawali Senam Anak Indonesia Hebat. Para murid juga mendapat materi pengenalan kurikulum sekolah, Sahabat Hebat: dengar, peduli dan hargai, untuk menumbuhkan empati dan kearifan lokal, ice breaking, serta pembiasaan ASRI: aman, sehat, resik dan indah. 

CINTA TANAH AIR: Camat Jatirejo memberikan materi Wawasan Kebangsaan kepada murid baru SMPN 1 Jatirejo dalam rangkaian MPLS Ramah.
CINTA TANAH AIR: Camat Jatirejo memberikan materi Wawasan Kebangsaan kepada murid baru SMPN 1 Jatirejo dalam rangkaian MPLS Ramah.

Kepala SMPN 1 Jatirejo Tutik Sriwahyuni menegaskan, MPLS tahun ini mengusung semangat ramah dan positif. ”MPLS di SMPN 1 Jatirejo kami rancang bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk menyambut. Tujuan kami agar murid baru cepat beradaptasi, mengenal lingkungan sekolah, dan merasa nyaman. Sekolah harus jadi rumah kedua yang aman dan menyenangkan,” ujarnya. 

Puncak MPLS pada hari kelima diisi dengan kegiatan yang paling dinanti. Latihan PBB bersama anggota koramil untuk menanamkan disiplin dan cinta tanah air, dilanjutkan demo ekstrakurikuler untuk menggali minat, dan dipungkasi dengan upacara penutupan MPLS serta penyematan murid baru kelas 7. 

Tutik juga menekankan target jangka panjang. Melalui Tujuh KAIH dan program ASRI, pihaknya ingin mencetak generasi SMPN 1 Jatirejo yang disiplin, sehat, berakhlak mulia, dan cinta tanah air. ”Harapan kami, lulusan di sini tidak hanya pintar, tapi juga punya karakter kuat,” tandasnya. Selama MPLS berlangsung, seluruh rangkaian kegiatan didampingi oleh wali kelas dan guru SMPN 1 Jatirejo. (oce/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
mpls mojokerto mpls ramah SMPN 1 Jatirejo dispendik kabupaten mojokerto