SMAN 1 Kutorejo Membentuk Karakter Siswa, Tanamkan Budaya Ramah, dan Berintegritas 

Indah Oceananda • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 20:55 WIB
DISAMBUT HANGAT: Upacara pembukaan MPLS dibuka langsung oleh Kepala SMAN 1 Kutorejo Slamet Hariadi dengan ditandai penyematan tanda peserta MPLS kepada perwakilan siswa baru.
DISAMBUT HANGAT: Upacara pembukaan MPLS dibuka langsung oleh Kepala SMAN 1 Kutorejo Slamet Hariadi dengan ditandai penyematan tanda peserta MPLS kepada perwakilan siswa baru.

MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bukan lagi sebagai ajang Ospek. Di SMAN 1 Kutorejo, MPLS 2026 berubah menjadi ruang tumbuh bagi siswa baru. Dengan mengusung tema Sekolah Ramah, Siswa Berkarakter dan Berintegritas, ratusan murid baru tersebut mengikuti rangkaian kegiatan selama lima hari. 

Rangkaian MPLS dibuka dengan upacara pembukaan MPLS Ramah, Senin (13/7) Juli lalu dan dipimpin langsung Kepala SMAN 1 Kutorejo Slamet Hariadi. Mereka mendapatkan materi yang beragam. 

Pada hari pertama diisi dengan kampanye antikekerasan, kesamaptaan bersama anggota koramil, Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH), keadaban, keamanan, dan literasi digital. 

Hari kedua, para siswa mengikuti delapan dimensi profil kelulusan dan sosialisasi PIK-R, gerakan rukun dengan teman plus school tour. Di hari ketiga, ada eksplorasi diri untuk menggali potensi bersama tim BK, tes kesehatan, sosialisasi pendidikan politik dari Bawaslu, promosi OSIS, MPK, dan HIMO. 

Sementara pada hari keempat, diisi sosialisasi bahaya Napza oleh anggota polsek, cara belajar efektif, realisasi program SIKAP, dan kegiatan Asri, Aku, Kamu, dan Lingkungan Kita Bersama berupa bersih diri dan bersih kelas. Sedangkan di hari terakhir, Jumat (17/7), para peserta mendapat materi senam ceria, tampilan frontline, demo ekstrakurikuler plus bazar ekstrakurikuler, dan apel penutup MPLS. 

PENGENALAN: Ratusan siswa baru SMAN 1 Kutorejo saat mengikuti kegiatan school tour sebagai rangkaian MPLS Ramah.
PENGENALAN: Ratusan siswa baru SMAN 1 Kutorejo saat mengikuti kegiatan school tour sebagai rangkaian MPLS Ramah.

Kepala SMAN 1 Kutorejo Slamet Hariadi menegaskan, fokus utama MPLS tahun ini adalah menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. MPLS di SMAN 1 Kutorejo dikemas dengan semangat ramah dan kekeluargaan. Tidak ada perundungan maupun aksi kekerasan. ”Kami ingin siswa baru merasa nyaman sejak hari pertama, sekaligus menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan integritas,” papar dia. 

Dia juga menekankan pentingnya sinergi sekolah dengan orang tua. Sebab, pendidikan karakter siswa tidak bisa hanya dilakukan di sekolah. Namun, harus melibatkan orang tua untuk bersama-sama mengawasi dan membimbing anak didik. ”Harapan kami, lulusan SMAN 1 Kutorejo tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga berakhlak mulia dan siap berkontribusi untuk bangsa,” lanjutnya. Dengan demikian, SMAN 1 Kutorejo berkomitmen untuk mencetak generasi yang cerdas, sehat jasmani-rohani, berwawasan kebangsaan, dan cinta lingkungan. (oce/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
Cabdindik Kabupaten dan Kota Mojokerto mpls mojokerto mpls ramah sman 1 kutorejo