MEMASUKI tahun ajaran baru 2026/2027, SDN Sidoharjo 2, Kecamatan Gedeg memprioritaskan pembangunan lingkungan belajar yang menyenangkan bagi siswa baru. Melalui serangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), para peserta didik ditanamkan pembelajaran yang ceria sekaligus menyenangkan saat beradaptasi di lingkungan baru.
Kepala SDN Sidoharjo 2 Risa Umami memaparkan, masa orientasi yang berlangsung selama sepekan ini mengusung gagasan datang dengan gembira, belajar dengan ceria, tumbuh menjadi anak hebat, berkarakter, berprestasi, dan berbudaya.
Konsep yang merujuk tema besar MPLS Ramah 2026 ini merupakan pengembangan dari pelaksanaan tahun sebelumnya. Selain ditanamkan untuk ceria dan bahagia dalam menuntut ilmu di sekolah, siswa juga difokuskan pada pembentukan karakter dan prestasi. ”Anak datang ke sekolah sudah dengan perasaan gembira dan kemudian belajar dengan ceria tanpa adanya rasa takut di lingkungan yang baru,” ungkapnya.
Guna mewujudkan suasana belajar yang menyenangkan itu, pihak sekolah telah meramu sejumlah kegiatan interaktif yang menggembirakan bagi 33 siswa baru. Mulai dari ice breaking sebelum pembelajaran, permainan edukatif, mendongeng atau story telling, hingga belajar di luar kelas atau outdoor learning. Selain itu, siswa juga rutin diberi apresiasi berupa stiker bintang dan pujian untuk memacu motivasi.
Menurut Risa, upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif dan nyaman ini melibatkan seluruh warga sekolah. Mulai dari siswa seluruh jenjang kelas, guru, komite sekolah, pengawas, dinas pendidikan, hingga wali murid. Khusus bagi orang tua, sekolah menekankan pentingnya peran mereka dari rumah.
Wali murid diminta aktif menciptakan rutinitas pagi yang menyenangkan, memberikan afirmasi positif sebelum berangkat, serta mengawal langsung anak-anak mereka saat hari pertama masuk. ”Selain itu, bisa dengan menjalin komunikasi positif dengan guru, baik melalui telepon, Whatsapp atau secara langsung ke sekolah. Serta menciptakan rutinitas pagi yang menyenangkan lainnya,” beber Risa.
Lewat kolaborasi sekolah dan orang tua ini, Risa menaruh harapan besar pada pembentukan karakter siswa sejak fase awal. ”Kami berharap anak-anak datang dengan bahagia dan semangat. Belajar dengan ceria dan sungguh-sungguh, dan menghormati perbedaan untuk menjadi teman yang baik bagi semua. Lalu, pulanglah dengan membawa karakter mulia, pengalaman, serta ilmu baru,” tukasnya. (vad/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto