SEBELUM memasuki kelas, siswa baru SMPN 2 Puri sudah disambut seperti keluarga. Lewat MPLS Ramah 5 hari, sekolah ini memilih menyapa peserta didik baru dengan pelukan, bukan dengan rasa takut.
Kegiatan MPLS tahun ajaran 2026/2027 berlangsung 13-17 Juli lalu. Selama 5 hari, siswa baru diajak mengenal lingkungan sekolah melalui kegiatan yang edukatif dan menyenangkan.
Rangkaian acara dimulai dari upacara pembukaan, pengenalan visi-misi, tata tertib, dan budaya 5S: Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun. Dilanjutkan materi motivasi belajar, literasi digital, pencegahan perundungan dan NAPZA, simulasi bencana, praktik pilah sampah, hingga pengenalan ekstrakurikuler. Acara ditutup dengan pentas kreativitas dan penguatan karakter.
Kepala SMPN 2 Puri Nashruddin Hilmi menyampaikan MPLS Ramah adalah cara sekolah menanamkan nilai sejak hari pertama. ’’Di SMPN 2 Puri tidak ada perpeloncoan. Yang ada adalah pembinaan karakter, disiplin, semangat belajar, dan kepedulian. Kami ingin sekolah ini jadi rumah kedua yang aman dan nyaman bagi mereka,’’ ujarnya.
Menurutnya, rasa memiliki terhadap sekolah harus ditumbuhkan sejak awal. Ketika anak merasa nyaman dan bangga dengan sekolahnya, maka proses belajar akan lebih mudah. ’’Melalui MPLS ini kami ingin membentuk generasi yang hebat secara akademik, tetapi tetap santun dan berakhlak,’’ tambahnya.
Dengan suasana hangat dan tanpa kekerasan, SMPN 2 Puri berharap MPLS 2026/2027 menjadi awal yang baik bagi peserta didik baru untuk berprestasi dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan. (oce/fen)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto