SMKN 1 Jetis Kolaborasi Pendidikan dan Industri, Bekali Siswa dan Alumni Siap Kerja

Indah Oceananda • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 07:16 WIB
ILMU BARU: Ratusan siswa kelas XII dan alumni dibekali materi tentang tren industri, cara melamar kerja, hingga kesiapan menghadapi dunia kerja, kemarin (22/7). (Indah JPRM)
ILMU BARU: Ratusan siswa kelas XII dan alumni dibekali materi tentang tren industri, cara melamar kerja, hingga kesiapan menghadapi dunia kerja, kemarin (22/7). (Indah JPRM) 

ERA dunia kerja kini tak lagi hanya soal ijazah. Namun, keterampilan, komunikasi, dan kesiapan mental menjadi kunci utama. Setidaknya hal itu yang ditekankan dalam kegiatan Bimbingan Jabatan/Karier dan Job Fair/Bursa Kerja 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Mojokerto di SMKN 1 Jetis, kemarin (22/7). 

Kegiatan yang merupakan bagian dari pengelolaan informasi pasar kerja ini menghadirkan ratusan siswa SMKN 1 Jetis dan perwakilan dari SMK negeri maupun swasta di Mojokerto. Mereka dibekali materi tentang tren industri, cara melamar kerja, hingga wawancara, sekaligus dipertemukan langsung dengan perusahaan yang membuka lowongan. 

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Pinky Hidayati menyebutkan, kolaborasi ini penting untuk menjawab tantangan dunia kerja ke depan. 

”Kolaborasi ini insya Allah akan jadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia industri untuk menjawab kebutuhan industri. Kehadiran anak-anak hari ini dengan harapan bisa mendapatkan kerja. Untuk itu, semua kegiatan pada hari ini jadi kunci jawaban yang bisa memenuhi harapan kita tadi,” ujarnya. 

DAYA SAING: Kepala Disnaker Kabupaten Mojokerto Yo’ie Afrida, Kepala Cabdindik Jatim Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Pinky Hidayati, Kepala SMKN 1 Jetis Dwi Fendi Dadang, jajaran guru, dan ratusan peserta bimbingan jabatan/karier dan Job Fair 2026 di SMKN 1 Jetis, kemarin (22/7).
DAYA SAING: Kepala Disnaker Kabupaten Mojokerto Yo’ie Afrida, Kepala Cabdindik Jatim Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Pinky Hidayati, Kepala SMKN 1 Jetis Dwi Fendi Dadang, jajaran guru, dan ratusan peserta bimbingan jabatan/karier dan Job Fair 2026 di SMKN 1 Jetis, kemarin (22/7).

 Dia juga menekankan perubahan tuntutan di dunia kerja. Sebab, lanjut Pinky, ke depan, era dunia pekerjaan tak lagi mengandalkan ijazah melainkan skill. ”Ke depannya, dalam aspek belajar berkomunikasi untuk bisa membangun kerja sama di dunia industri. Insya Allah melalui kegiatan hari ini akan lahir generasi muda Mojokerto yang mandiri, unggul, dan berdaya saing di dunia industri,” tegasnya.

Kepala SMKN 1 Jetis Dwi Fendi Dadang menyampaikan, kegiatan ini adalah bentuk nyata persiapan lulusan vokasi menghadapi dunia kerja. ”Bagaimana adik-adik dipersiapkan dalam langkah-langkah ke depannya untuk mencari peluang pekerjaan. Untuk membekali adik-adik dalam mencari pekerjaan di dunia industri,” jelasnya. 

Kepala Disnaker Kabupaten Mojokerto Yo’ie Afrida menambahkan, job fair ini diharapkan bisa menekan angka pengangguran lulusan SMK dan mempercepat penyerapan lulusan di dunia usaha dan dunia industri (DUDI). ”Lewat sinergi ini diharapkan lulusan SMK di Mojokerto tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru,” tandas dia. (oce/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
disnaker kabupaten mojokerto bursa kerja mojokerto smkn 1 jetis