MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tahun ajaran 2026/2027 menjadi sarana SDN Cinandang, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto untuk menumbuhkan karakter positif siswa baru. Melalui pengenalan budaya sekolah yang aman dan nyaman, siswa diharapkan lebih siap secara mental, intelektual, dan sosial dalam mengikuti proses pembelajaran.
Kepala SDN Cinandang Niken Kusumawardhani mengatakan, pelaksaan MPLS berfokus untuk menumbuhkan dan memperkuat karakter yang berkesadaran, bermakna, dan bergembira. Materi yang diberikan kepada 12 siswa baru itu antara lain, Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH), Pagi Ceria, sopan dan santun bermedia sosial, budaya senyum, salam, sapa, sopan, dan santun (5S), Gerakan Indonesia Aman; sehat, resik, dan indah (ASRI), serta Gerakan Rukun Sama Teman (GRST).
”Semua kegiatan mengusung semangat anti segala bentuk kekerasan, perundungan, intoleransi, dan penindasan terhadap murid,” tuturnya. Di antara aspek yang ditekankan selama masa orientasi, yakni penerapan budaya sekolah yang melindungi seluruh warga sekolah dan aspek kesehatan melalui pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara konsisten.
Selain itu, terdapat pembelajaran aspek resik berupa pengelolaan kebersihan dan sampah secara tertib dan berkelanjutan, serta aspek indah melalui penataan lingkungan sekolah yang rapi dan nyaman dengan melibatkan seluruh warga sekolah.
Berbagai kegiatan tersebut, lanjut Niken, diharapkan dapat membantu siswa baru melewati masa transisi. ”Yakni dengan menggali dan mengenali potensi diri, mengenal warga sekolah, mengenal kurikulum, dan lingkungan sekolah sekaligus menjadi gerbang awal pembentukan budaya sekolah aman dan nyaman,” jelasnya. (adi/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto