SDN Mojowono, Kecamatan Kemlagi tuntas menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 21 peserta didik baru. Tak sekadar percepatan adaptasi lingkungan, para siswa menjalani MPLS Ramah selama sepekan untuk menguatkan karakter pelajar unggul.
Kepala SDN Mojowono Sulistyowati menjelaskan, terdapat perbedaan dalam pelaksanaan MPLS tahun ini. Jika tahun lalu sekolah menerapkan konsep transisi PAUD, namun saat ini lebih difokuskan pada pendekatan emosional dan ramah anak. Seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, siswa, hingga wali murid dilibatkan untuk menyukseskan MPLS Ramah 2026 ini.
”Konsep MPLS Ramah ini menyambut siswa baru dengan pembelajaran yang menyenangkan dan fokus pada adaptasi lingkungan tanpa adanya kekerasan atau perpeloncoan. Tujuannya, agar mereka merasa dicintai dan diterima di sekolah ini,” ungkapnya. Selama pelaksanaan MPLS yang digulirkan pada 13-17 Juli 2026, para murid baru tidak hanya diajak berkeliling mengenali lingkungan fisik sekolah.
Mereka juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan interaktif, seperti jelajah belajar seru, bakti sosial, hingga program pembiasaan pagi. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menitikberatkan pada penguatan karakter siswa.
Pembelajaran diarahkan untuk menumbuhkan kemandirian, kejujuran, sikap saling menghargai, maupun toleransi antarsesama. Melalui pendekatan yang menyenangkan dari kegiatan MPLS ini, lanjut Sulistyowati, pihaknya menaruh harapan besar pada perkembangan karakter anak didik ke depan. ”Semoga melalui MPLS ini lahir generasi yang berkarakter, berprestasi, berakhlak mulia, serta siap menjadi Anak Indonesia Hebat,” pungkasnya. (vad/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto