PULUHAN siswa baru SDN Kalipuro, Kecamatan Pungging, mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak Senin (17/7) hingga Jumat (17/7) dengan ceria. Selama lima hari mereka tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan sekolah tetapi juga diajak membangun kemandirian, karakter, serta kebiasaan positif.
Diawali dengan ceremony penyerahan peserta didik baru dari orang tua kepada pihak sekolah. Kemudian dilanjutkan keliling sekolah untuk mengenal lingkungan sekolah beserta sarana prasarananya. Untuk lebih menarik, siswa juga dikenalkan dengan program BeBeBe, yakni Budidaya Bunga Bougenville serta yel-yel khas SDN Kalipuro. ’’Penyerahan ini sebagai simbol kemandirian dan juga untuk menumbuhkan kebersamaan antarsiswa,’’ terang Kepala SDN Kalipuro, Maymanah.
Tidak hanya itu, siswa juga diajak senam pagi ceria, pembiasaan berdoa dan membaca surat-surat pendek. Termasuk penyampaian materi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) melalui sesi tanya jawab dan kuis. Anak-anak juga dibiasakan mengamalkan ibadah seperti sholat Dhuha maupun istigatsah bersama yang tergabung dalam program Gemma Shadhu atau Gerakan Mengaji Bersama dan salat Duha.
Mereka juga diajari bagaimana menggunakan sarana digital secara bijak, edukasi makan sehat dan bergizi, serta penyuluhan bahaya narkoba dan pencegahan perundungan. Seluruh kegiatan tersebut ditujukan agar anak tidak sekadar mengenal sekolah, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berkarakter, serta menyayangi sesama dan lingkungan. ’’Puncak acara diwarnai dengan momen pelepasan burung ke alam bebas oleh seluruh peserta didik baru sebagai simbol kebebasan untuk mengejar cita-cita setinggi langit,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto