MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Jatirejo 2 tak sekadar dikemas menyenangkan. Selama sepekan pelaksanaan, sebanyak 21 siswa baru juga diajak mengawali tahun pelajaran 2026/2027 dengan pembiasaan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) hingga Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Kepala SDN Jatirejo 2 Lianah menyebut, peserta MPLS di sekolahnya kali ini terdiri dari 10 putra dan 11 putri. Seluruh guru dilibatkan untuk menyukseskan pelaksanaa masa orientasi peserta didik baru tersebut. ’’Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak mengenal potensi diri, warga sekolah, serta aturan yang ada. Sehingga mereka bisa belajar dengan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif,’’ terangnya.
Menurutnya, pelaksanaan masa orientasi tahun ini mengalami perubahan durasi menjadi 5 hari. Lebih ringkas dibandingkan tahun lalu yang memakan waktu dua pekan.
’’Sesuai rujukan Permendikdasmen tentang MPLS Ramah 2026, kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan karakter siswa dengan memuliakan hak anak lewat pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan bergembira,’’ jelas Lianah.
Selama masa orientasi, peserta didik dibekali enam materi utama lewat serangkaian kegiatan menyenangkan. Meliputi, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH), Pagi Ceria, serta Sopan dan Santun Bermedia Sosial. ’’Selain itu, kami juga menanamkan Budaya 5S, Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), serta pentingnya Gerakan Rukun Sama Teman sejak dini,’’ paparnya.
Pihaknya menyambut antusias kehadiran puluhan peserta didik baru tersebut agar segera merasa betah dan menjadi bagian dari keluarga besar SDN Jatirejo 2. ’’Selamat bergabung, bapak dan ibu guru siap mendampingi demi kemajuan belajar anak-anak sekalian,’’ pungkas Lianah. (vad/fen)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto