SMKN 1 Dlanggu Bangun Karakter, Siapkan Lulusan BMW

Indah Oceananda • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 20:11 WIB
BERGABUNG: Kepala SMKN 1 Dlanggu, Johan Bahrudin menyematkan tanda peserta kepada siswa baru saat Pembukaan MPLS, Senin (13/7). (Indah jprm)
BERGABUNG: Kepala SMKN 1 Dlanggu, Johan Bahrudin menyematkan tanda peserta kepada siswa baru saat Pembukaan MPLS, Senin (13/7). (Indah jprm)

RATUSAN siswa baru SMK Negeri 1 Dlanggu disambut tepuk tangan dan yel-yel semangat pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Selama 5 hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026, mereka ditempa tak hanya dengan materi, tapi juga dengan nilai karakter dan budaya kerja vokasi.

’’MPLS ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah pintu pertama anak-anak kami masuk ke dunia SMK. Kami ingin mereka langsung merasakan semangat, disiplin, dan kekeluargaan yang menjadi ciri SMKN 1 Dlanggu,’’ kata Kepala SMKN 1 Dlanggu Johan Bahrudin saat membuka kegiatan, Senin (13/7).

Pada MPLS hari pertama, siswa langsung dibekali materi mulai dari Gema Integritas dan Pariwara Antikorupsi Jatim 2026, Wawasan Wiyata Mandala, hingga pengenalan visi, misi dan tata tertib sekolah. ’’Kami menanamkan sejak awal bahwa integritas itu harga mati. Anak SMK harus jujur, disiplin, dan anti korupsi. Itu modal utama untuk masuk dunia kerja nanti,’’ tegasnya.

KOMITMEN: Kepala SMKN 1 Dlanggu Johan Bahrudin, emberikan sambutan pada Pembukaan MPLS Ramah 2026 dan Deklarasi Anti Rokok di Lingkungan Sekolah.
KOMITMEN: Kepala SMKN 1 Dlanggu Johan Bahrudin, emberikan sambutan pada Pembukaan MPLS Ramah 2026 dan Deklarasi Anti Rokok di Lingkungan Sekolah.

 

Memasuki hari kedua dan ketiga, fokus kegiatan beralih ke pengenalan diri dan kesiapan belajar. Ada materi Eksplorasi Diri, Ruang Perjumpaan Murid Baru, asesmen literasi-numerasi, identifikasi bakat minat, literasi digital, hingga diskusi dampak negatif kecanduan game online. ’’Anak-anak perlu kenal dirinya dahulu. Dari situ kami arahkan agar mereka siap belajar efektif dan tidak gagap dengan teknologi,’’ jelas dia.

Hari keempat dan kelima, suasana makin dinamis. Siswa dikenalkan Delapan Dimensi Profil Lulusan dan profil lulusan SMK sesuai BMW (Bekerja, Melanjutkan, dan Wirausaha), diberi materi bahaya NAPZA oleh Polres, penguatan motivasi belajar dan ditutup demonstrasi ekstrakurikuler dari OSIS, MPK, dan Pramuka. ’’Selain BMW, ekstrakurikuler juga kami dorong agar bakat siswa berkembang,’’ ujarnya.

Puncak MPLS ditandai dengan kegiatan Perjusa (perkemahan Jumat-Sabtu) yang dimulai Jumat (17/7) dengan presensi dan pembukaan, dan ditutup Sabtu (18/7) pagi. ’’Melalui perkemahan ini kami ingin menguji kekompakan, kepemimpinan, dan mental mereka. Lulus MPLS berarti siap jadi keluarga besar SMKN 1 Dlanggu,’’ tandasnya. (oce/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
Cabdindik Kabupaten dan Kota Mojokerto mpls ramah mpls mojokerto 2026 smkn 1 dlanggu