KEPALA SMPN 2 Ngoro Sulistyowati, S.Pd, M.Pd, mengatakan, penyelenggaraan MPLS Ramah 2026 berjalan lancar dan meriah. Seluruh peserta didik baru mengikuti berbagai kegiatan selama lima hari.
Antara lain siswa diajak mengenal seluruh fasilitas sekolah hingga area hijau untuk menumbuhkan rasa memiliki melalui touring keliling sekolah.
Selain itu, mereka juga membuat pohon harapan selama tiga tahun ke depan dan solusi untuk mewujudkannya sebagai simbol komitmen bersama. Pada momen MPLS, siswa juga mendapat pembelajaran simulasi mitigasi bencana berupa prosedur penyelamatan diri saat gempa bumi agar lebih siap dan tanggap bencana. ”Kami juga ada asesmen literasi dan numerasi di ruang TIK, ini menjadi tes awal untuk memetakan kemampuan dasar siswa sebagai bahan pembinaan akademik selanjutnya,” tuturnya.
Berbagai kegiatan lain yang turut diikuti siswa meliputi donasi buku dan alat tulis melalui aksi solidaritas Sahabat Hebat kepada PAUD dan SD di sekitar SMPN 2 Ngoro. ”Kegiatan ini menanamkan nilai empati dan berbagi kepada sesama,” imbuh Sulis.
Adapun dalam kegiatan demo ekstrakurikuler, berbagai kelompok membuat pertunjukan dan pameran karya untuk menarik minat siswa baru bergabung sesuai bakat dan minat. ”Sebagai puncak acara ada Perjusa, kegiatan berkemah satu hari satu malam di lingkungan sekolah ini menjadi penutup MPLS. Dari perkemahan ini, siswa belajar kemandirian, kerja sama tim, dan kedisiplinan,” jelasnya. (adi/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto