SMPN 2 Jatirejo Ajak Siswa Baru Kenal Diri, Teman, dan Budaya Majapahit

Indah Oceananda • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 21:29 WIB
KELUARGA BARU: Kepala SMPN 2 Jatirejo Andhi Pristyandoyo Murti menyematkan tanda peserta MPLS kepada siswa baru, Senin (13/7).
KELUARGA BARU: Kepala SMPN 2 Jatirejo Andhi Pristyandoyo Murti menyematkan tanda peserta MPLS kepada siswa baru, Senin (13/7).

SORAK-sorai, senam pagi, dan pentas bakat mewarnai lima hari pertama siswa baru di SMPN 2 Jatirejo. Lewat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026, para siswa kelas 7 tidak hanya dikenalkan dengan gedung dan guru, tapi juga diajak menemukan karakter, potensi diri, hingga cinta budaya Majapahit.

Kepala SMPN 2 Jatirejo Andhi Pristyandoyo Murti menyampaikan tujuan utama MPLS tahun ini. ”MPLS ini kami rancang sebagai jembatan bagi siswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru. Kami ingin mereka merasa aman, nyaman, dan semangat belajar sejak hari pertama masuk sekolah,” ujarnya.

Rangkaian MPLS dimulai Senin (13/7) lalu dengan upacara pembukaan, materi profil lulusan, wawasan Wiyata Mandala, pengenalan fasilitas sekolah, dan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. ”Hari pertama sangat penting. Tujuannya agar anak-anak punya fondasi karakter yang kuat sebelum masuk ke pembelajaran akademik,” jelas Andhi.

ADAPTASI: Siswa baru SMPN 2 Jatirejo berkenalan dengan dewan guru, staf TU, dan karyawan pada hari terakhir MPLS Ramah, Jumat (17/7).
ADAPTASI: Siswa baru SMPN 2 Jatirejo berkenalan dengan dewan guru, staf TU, dan karyawan pada hari terakhir MPLS Ramah, Jumat (17/7).

Memasuki hari kedua hingga keempat, siswa mengikuti materi Gerakan Indonesia ASRI, dinamika kelompok, peraturan akademik, bahaya Napza, gerakan rukun sama teman, pengenalan potensi diri, pengenalan OSIS, asesmen literasi numerasi, hingga pengenalan budaya lokal Mojokerto Majapahit. ”Anak-anak perlu dibekali agar punya daya tangkal, bisa bekerja sama, dan bangga dengan budaya daerahnya sendiri,” imbuhnya.

Puncak kegiatan pada Jumat (17/7), ditutup meriah dengan pertemuan pagi ceria, pengenalan guru dan tendik, pengenalan ekstrakurikuler dan pentas unjuk karya, lalu upacara penutupan MPLS Ramah. ”Puncak MPLS adalah pengenalan guru, tendik, dan pentas ekskul. Kami ingin siswa baru tahu ke mana mereka bisa menyalurkan bakat dan minat,” pesannya.

Berakhirnya MPLS SMPN 2 Jatirejo, diharapkan mendorong siswa baru siap belajar, aktif berorganisasi, dan menjadi generasi yang berprestasi serta berkarakter. (oce/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
mpls ramah mpls mojokerto 2026 SMPN 2 Jatirejo dinas pendidikan