PERKEMAHAN Jumat Sabtu (Perjusa) menjadi penutup masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di SMPN 1 Jetis, Kabupaten Mojokerto. Melalui kegiatan selama dua hari tersebut, siswa baru diharapkan memiliki karakter kuat, mandiri, dan cinta Tanah Air.
Kemarin (17/7), pembukaan kegiatan perjusa yang mengusung tema Riuh Arus Garuda Muda resmi dibuka. Acara yang diikuti ratusan siswa baru, guru, dan wali murid itu turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari Siregar.
Kepala SMPN 1 Jetis Andry Isweliyah mengatakan, MPLS menjadi langkah awal siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan menumbuhkan karakter yang beriman, berprestasi, berbudaya, dan peduli lingkungan.
Adapun melalui kemah perjusa, para siswa diharapkan dapat tumbuh menjadi kuat, mandiri, berkarakter, dan mencintai Tanah Air Indonesia. ’’Semoga setelah kegiatan ini, mereka pulang membawa mental baja, hati yang mandiri, pikiran yang kreatif, serta tekad yang kuat untuk mengabdi bagi bangsa dan negara,’’ ungkapnya.
Andry menyatakan, harapan itu selaras dengan tema yang diusung pada MPLS tahun ini. Melalui kegiatan produktif dan kreatif yang dikemas secara menyenangkan, sekolah berharap siswa bisa menjadi pribadi yang aktif, berani bersuara, dan senantiasa kompak. Selain itu, mereka juga didorong untuk terus belajar, berkarya, dan kreatif saat melangkah dari jenjang SD menuju SMP. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto