JAWA POS RADAR MOJOKERTO- Museum Gubug Wayang lahir sejak 2025 silam. Berada di Jalan RA Kartini Kota, lokasi ini menjadi jujukan para siswa untuk mengenal seni dan budaya masa lalu.
Nama Museum Gubug Wayang sempat berganti pada 2017 lalu dari sebelumnya Sanggar Seni dan Galeri Budaya Museum Gubug Wayang.
Bangunan museum ini kini menempati sebuah gedung peninggalan Hindia Belanda yang dibangun pada 1912. Gedung tersebut dulunya digunakan sebagai tempat penyimpanan kain dan sarang burung walet.
Museum Gubug Wayang memiliki 9.800 koleksi yang terdiri atas wayang, gamelan, pusaka asli Indonesia, topeng, alat musik tradisional, terakota, keris, wayang Golek Si Unyil, dan berbagai mainan tradisional.
Baca Juga: Rute DAMRI Mojokerto-Lamongan Bakal Diisi Trans Jatim
Museum ini buka di hari Selasa-Minggu. Jam buka museum ini mulai pukul 09.00-17.00 WIB.
Untuk harga tiket masuk museum ini dibagi menjadi beberapa kategori. Kategori pertama, pelajar dikenakan biaya sebesar Rp 25.000 per orang. Kategori kedua untuk umum atau mahasiswa, dikenakan biaya sebesar Rp 30.000 per orang. Sementara, kategori wisatawan mancanegara, dikenakan biaya sebesar Rp50.000 per orang. FIRLY
Editor : Imron Arlado