Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tahun Ajaran Baru di Mojokerto Resmi Dimulai Hari Ini

Indah Oceananda • Senin, 13 Juli 2026 | 08:07 WIB
PEMETAAN KONSEP: Siswa baru SMPN 7 Mojokerto mengerjakan soal tes diagnostik sebelum memulai tahun ajaran baru, Selasa (6/7). (Indah JPRM)
PEMETAAN KONSEP: Siswa baru SMPN 7 Mojokerto mengerjakan soal tes diagnostik sebelum memulai tahun ajaran baru, Selasa (6/7). (Indah JPRM)

Sekolah Gencarkan Gerakan Ayah Antar Anak ke Sekolah

MOJOKERTO RAYA - Ribuan pelajar akan kembali memulai aktivitas belajar di tahun ajaran baru 2026/2027, hari ini (13/7). Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto mengimbau para ayah mengantar buah hati mereka ke sekolah atau menjalankan Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah di Hari Pertama Sekolah (Gamas) tahun ajaran 2026/2027 ini.

Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari Siregar mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran (SE) kepada seluruh satuan pendidikan agar mendukung pelaksanaan GAMAS.  Menurutnya, kehadiran ayah pada hari pertama sekolah memiliki makna penting dalam membangun kedekatan emosional dengan anak, serta menumbuhkan semangat belajar sejak awal tahun ajaran. ”Melalui GAMAS, kami ingin mendorong peran aktif ayah dalam mendampingi proses pendidikan anak,” ujarnya, kemarin (12/7).

Ia menjelaskan, seluruh satuan pendidikan diminta menginformasikan gerakan tersebut kepada orang tua peserta didik, memfasilitasi kehadiran ayah atau wali laki-laki saat mengantar anak ke sekolah, serta menyosialisasikan pelaksanaan GAMAS melalui media elektronik maupun media sosial masing-masing sekolah. 

”Kami berharap momentum hari pertama sekolah ini dapat menjadi awal semakin kuatnya kolaborasi antara orang tua, khususnya ayah, dengan sekolah dalam mendampingi pendidikan anak,” imbuhnya.

Amsar  menuturkan, seluruh sekolah diwajibkan menerapkan konsep yang mengarah pada pembentukan karakter, pengenalan lingkungan sekolah, penguatan literasi digital, serta pencegahan perundungan, termasuk cyber bullying. ”Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun karakter. Di sisi lain juga sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” tandasnya.

Sementara itu, di jenjang SMA/SMK, program GAMAS juga diberlakukan. Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Pinky Hidayati menyebutkan, sosialisasi dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) untuk memperkuat keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak. 

Melalui sekolah, informasi tersebut diharapkan dapat diteruskan kepada para orang tua menjelang hari pertama masuk sekolah. ”Kami berharap ada bonding yang luar biasa antara sekolah dengan keluarga atau orang tua siswa, kemudian antara anak dengan ayahnya,” imbuhnya.

Di sisi lain, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di seluruh sekolah wajib mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Sehingga seluruh rangkaian kegiatan benar-benar berorientasi pada pembentukan karakter, penguatan budaya sekolah, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik. 

”Kebijakan Dindik Jatim dalam pelaksanaan MPLS berpedoman pada regulasi yang telah ditetapkan Kemendikdasmen guna menciptakan lingkungan belajar yang ramah, inklusif, serta bebas dari perpeloncoan dan kekerasan,’ papar dia. 

Pembukaan MPLS tingkat Provinsi Jawa Timur, lanjut Pinky, dirangkai dengan deklarasi antirokok dan rokok elektrik di lingkungan sekolah serta Gema Integritas Sekolah. Hal itu digulirkan sebagai bagian dari upaya membangun budaya pendidikan yang sehat dan berintegritas. ”Untuk SMA/SMK di Mojokerto mengikuti pembukaan secara daring dan terpusat,” tandasnya. (oce/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#gerakan ayah antar anak ke sekolah #tahun ajaran baru #dinas pendidikan kabupaten mojokerto #mpls #dispendik mojokerto