Imbas 228 Calon Siswa Tak Daftar Ulang
MOJOKERTO RAYA - Sejumlah SMA negeri mendapat peluang terakhir untuk mengisi kekosongan kursi, Senin (29/6). Kurangnya daya tampung yang dibutuhkan sekolah, ditengarai karena calon siswa tak memenuhi daftar ulang saat pengumuman hasil tahapan SPMB. Seperti di SMAN 1 Trawas. Saat jalur pemenuhan kuota, Senin (29/6), terdapat kekosongan kursi sebanyak 42 siswa. ’’Masih banyak yang belum terisi,’’ ujar Wakasek Humas SMAN 1 Trawas Wahyu.
Total 42 siswa itu, lanjutnya, berasal dari jumlah kumulatif siswa yang mengundurkan diri di jalur tahap pertama hingga ketiga. Dia menuturkan, sebelumnya banyak siswa yang mengundurkan diri dan tidak daftar ulang dengan alasan letak sekolah dinilai jauh dari domisili.
’’Alasannya banyak yang jauh dari domisilinya. Beberapa yang mengundurkan diri ada yang dari Kecamatan Ngoro, Mojosari, bahkan Pandaan juga,’’ jelasnya.
Hal yang sama juga terjadi di SMAN 1 Gondang. Dengan total kekurangan 49 siswa, dari situs SPMB Jatim, tercatat sudah dipenuhi siswa saat jalur pemenuhan kuota. ’’Alhamdulillah, sudah terisi semua untuk kekurangan dari tahap sebelumnya,’’ jelas Wakasek Humas SMAN 1 Gondang Yuswanto.
Dia menerangkan, di jalur pertama hingga ketiga yang sudah dibuka sebelumnya, banyak siswa yang tidak datang saat daftar ulang. Praktis, hal tersebut berpengaruh pada keterisian kursi sesuai pagu yang telah ditentukan. ’’Sehingga khusus jalur pemenuhan kuota kita tetap buka untuk memenuhi kekosongan kursi dari siswa yang sebelumnya telah lolos namun tidak daftar ulang,’’ imbuhnya.
Jalur pemenuhan kuota yang disediakan Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jawa Timur, merupakan penyesuaian baru dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jatim tahun ajaran 2026/2027. Mekanisme seleksi jalur ini menggunakan sistem yang sama dengan jalur Prestasi Nilai Akademik SMA, yakni berdasarkan pemeringkatan nilai akhir dan jarak domisili.
’’Pemenuhan kuota ini dibuka untuk memenuhi kekosongan kursi akibat pengunduran diri calon siswa baru, alias mereka yang tidak daftar ulang,’’ tambah Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Pinky Hidayati.
Selain di SMAN 1 Trawas dan Gondang, lembaga yang membuka jalur pemenuhan kuota tersebut di antaranya SMAN 1 Mojokerto, SMAN 1 Gedeg serta SMAN 1 Pacet dengan masing-masing kuota 1 siswa. Kemudian, SMAN 3 Mojokerto 23 siswa, SMAN 1 Dawarblandong 15 siswa, SMAN 1 Mojosari 2 siswa, SMAN Ngoro 32 siswa, dan SMAN 1 Kutorejo dengan kekurangan terbanyak yakni 61 siswa.
Selain jalur pemenuhan kuota, Pinky menambahkan, SPMB kali ini masih menyisakan satu tahap pendaftaran jenjang SMK. Yakni jalur Prestasi Nilai Akademik SMK yang dibuka kemarin (30/6) hingga hari ini (1/7). ’’Pada jalur ini, calon murid dapat memilih maksimal tiga konsentrasi keahlian, baik di satu SMK negeri maupun beberapa SMK negeri yang berbeda,’’ tandasnya.
Sementara, seleksi dilakukan berdasarkan gabungan rerata nilai rapor semester satu hingga lima dengan bobot 60 persen serta nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebesar 40 persen bagi lulusan 2026. Kemudian, lulusan sebelum 2026 menggunakan indeks sekolah asal dengan bobot 40 persen. Selain itu, faktor jarak domisili ke sekolah juga menjadi bagian dari penilaian. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah