Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mengasah Literasi Digital dengan Bioreka Nusantara di SMP Negeri 5 Mojokerto, Angkat Derajat Apu-Apu - Tanaman Lokal sebagai Penjernih Air yang Andal

Rizal Amrulloh • Senin, 29 Juni 2026 | 10:15 WIB
BERWAWASAN ADIWIYATA: Siswa SMP Negeri 5 Mojokerto mengikuti kegiatan belajar IPA melalui Proyek BIOREKA NUSANTARA dengan memanfaatkan tanaman lokal sebagai penjernih air.

 
BERWAWASAN ADIWIYATA: Siswa SMP Negeri 5 Mojokerto mengikuti kegiatan belajar IPA melalui Proyek BIOREKA NUSANTARA dengan memanfaatkan tanaman lokal sebagai penjernih air.  

Kegiatan belajar IPA di SMP Negeri 5 Mojokerto semakin seru dan asyik dengan menghadirkan pengalaman belajar yang lebih personal, interaktif, dan aplikatif melalui proyek BIOREKA NUSANTARA. Kegiatan ini mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran STEAM (Science Technology Engineering Art Mathematics). 

Selama kegiatan berlangsung, murid-murid SMP Negeri 5 Mojokerto terlihat excited hingga tidak menyadari bahwa mereka sedang belajar. Hal ini terlihat sejak awal, murid mampu mencetuskan nama kelompok yang kontekstual antara lain Banyu Lestari, Tirta Wening, Banyu Suci dan Tirta Reksa.

Proyek BIOREKA NUSANTARA digagas oleh tim peneliti UNESA yang dipimpin oleh Prof. Dr. Wahono Widodo, M.Si. Tim ini jauh sebelumnya telah membidik pembelajaran STEAM-AI di SMP Negeri 5 Mojokerto dan menjalin kemitraan dalam implementasi pembelajaran inovatif. 

Gagasan ini tentu saja mendapat dukungan penuh dari Kepala SMP Negeri 5 Mojokerto Atik Herawati, S.S., M.Pd. yang telah banyak berkontribusi dalam menciptakan pembelajaran yang adaptif dan kolaboratif. "Berangkat dari masalah pencemaran air di sekitar sekolah, murid dilatih berpikir kritis dan analitis untuk menemukan solusi penjernihan air dengan memanfaatkan tanaman lokal seperti apu-apu, kangkung, dan eceng gondok," tutur Atik Herawati.

ADAPTIF DAN KOLABORATIF: Peserta didik mepelajari materi BIOREKA NUSANTARA secara berkelompok dengan bimbingan guru SMP Negeri 5 Mojokerto.
ADAPTIF DAN KOLABORATIF: Peserta didik mepelajari materi BIOREKA NUSANTARA secara berkelompok dengan bimbingan guru SMP Negeri 5 Mojokerto.

Di bawah bimbingan Deborah Taruly Widyaharumi, M.Pd sebagai pengampu mapel IPA, kegiatan pembelajaran ini dimulai dari investigasi lapangan, wawancara etnosains bersama guru dan tokoh masyarakat, penyusunan desain proyek, pembuatan prototipe, hingga uji coba dan analisis data. Di akhir uji coba terlihat bahwa tanaman apu-apu (Pistia stratiotes) mampu mengungguli kemampuan tanaman lokal lainnya dalam hal penjernihan air hingga dihasilkan air yang lebih jernih, bebas bau dan pH normal.

Kegiatan pembelajaran tersebut semakin menguatkan visi misi SMP Negeri 5 Mojokerto sebagai sekolah Adiwiyata dan menebar semangat untuk terus melakukan berbagai inovasi, menghubungkan konten sains dengan kearifan lokal dan mencetuskan solusi permasalahan lingkungan melalui produk digital yang memperkuat literasi sains. (ram/ris)

Editor : Rizal Amrulloh
#smpn 5 mojokerto #pendidikan #Dikbud Kota Mojokerto #Kota Mojokerto