Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Belum Ada Sekolah yang Penuhi Pagu

Indah Oceananda • Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:45 WIB
LENGKAPI BERKAS: Calon siswa baru didampingi orang tua melakukan daftar ulang di SMPN 1 Mojosari usai dinyatakan lolos seleksi SPMB SMPN tahun ajaran 2026/2027 tahap pertama, kemarin (9/6). (Indah JPRM)
LENGKAPI BERKAS: Calon siswa baru didampingi orang tua melakukan daftar ulang di SMPN 1 Mojosari usai dinyatakan lolos seleksi SPMB SMPN tahun ajaran 2026/2027 tahap pertama, kemarin (9/6). (Indah JPRM) 

-         Hari Pertama Gelombang Dua SPMB SMPN

-         Terima Calon Siswa Baru tanpa Tahap Seleksi 

KABUPATEN – Gelombang kedua Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 jenjang SMPN tampaknya menjadi angin segar bagi sembilan sekolah. Sebab, dengan dibukanya peluang pemenuhan pagu tersebut, mereka bisa menjaring calon siswa baru yang sebelumnya tidak diterima di sekolah lainnya. 

Kemarin (19/6), di hari pertama pelaksanaan gelombang kedua, sejumlah sekolah mulai memenuhi kekosongan kursi. Seperti di SMPN 3 Kutorejo. Dari jumlah kekurangan siswa sebanyak 49 kursi, sudah ada 37 pendaftar. ’’Prosesnya masih terus berlangsung, besok (hari ini, Red) terakhir,’’ kata Kepala SMPN 3 Kutorejo Khusnul Mudawamah, kemarin (19/6). 

Demikian ini juga terpantau di SMPN 2 Trawas. Dari 12 kursi yang masih mengalami kekosongan, sudah ada 6 pendaftar. Sedangkan pada pendaftaran gelom­bang pertama, hanya calon siswa yang murni daftar langsung ke sekolah tersebut.

Sehingga di gelombang dua ini, biasanya banyak siswa limpahan dari pendaftar yang belum diterima di sekolah negeri lain. ’’Sementara ini sudah masuk 6 anak, semoga bisa terpenuhi besok di hari terakhir penutupan,’’ papar Kepala SMPN 2 Trawas Sri Winarni.

Sementara itu, SMPN 3 Gondang tampaknya harus lebih getol menjangkau kesempatan pendaftar. Sebab, di hari pertama SPMB gelombang kedua kemarin (19/6), dari total 26 kekurangan kursi, belum ada satupun calon siswa baru yang tertampung. ’’Kuotanya masih banyak,’’ imbuh Kepala SMPN 3 Gondang Turmudi. 

Ia menjelaskan, dalam SPMB gelombang ini calon siswa yang berasal dari luar kecamatan atau luar daerah bisa mendaftar. Calon siswa baru tersebut bisa melampirkan fotokopi KTP/KK dari kota asal dan surat domisili dari desa. ’’Tidak pakai seleksi lagi. Langsung daftar, bahkan kalau ada yang dari luar Kecamatan Gondang kita tetap terima,’’ paparnya. 

Memang, digelarnya SPMB gelombang dua ini sebagai tahap lanjutan untuk mengisi kursi yang masih kosong di sejumlah sekolah setelah pendaftaran gelombang pertama berakhir. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari Siregar menyatakan, masih adanya sekolah yang kekurangan pendaftar membuat dispendik memberikan kesempatan kedua bagi calon siswa yang belum diterima di sekolah mana pun. 

Beberapa SMP negeri yang masih membuka pendaftaran itu antara lain, SMPN 3 Kutorejo, SMPN 3 Gondang, SMPN 2 Pacet, SMP Satap Kunjorowesi, SMPN 2 Trawas, SMPN 2 Mojoanyar, SMP Satap Jatirejo, SMPN 1 Gondang, dan SMPN 2 Jatirejo. ’’Khusus gelombang kedua ini, hanya dibuka untuk sembilan sekolah tersebut yang belum memenuhi pagu sesuai ketentuan,’’ bebernya. 

Sehingga pada gelombang kedua ini, aturannya diperluas dengan membuka peluang bagi calon peserta didik dari luar wilayah domisili sekolah. Kebijakan tersebut dilakukan karena kuota jalur domisili di sebagian besar sekolah telah terpenuhi di tahap pertama.

’’Untuk tahap kedua ini dengan asumsi kuota domisili sudah tercukupi pada tahap pertama. Maka dimungkinkan peserta didik yang berada di luar domisili dan belum mendapatkan sekolah dapat mendaftar pada sekolah tersebut yang masih memiliki kuota,” ulas dia. (oce/ris)

 

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#spmb mojokerto #SPMB SMPN #pagu smpn mojokerto #dinas pendidikan kabupaten mojokerto #Sekolah mojokerto