Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jalur Akademik SMPN Negeri Kurang Dilirik

Indah Oceananda • Jumat, 12 Juni 2026 | 05:56 WIB
LENGKAPI BERKAS: Calon siswa baru didampingi orang tua melakukan daftar ulang di SMPN 1 Mojosari usai dinyatakan lolos seleksi SPMB SMPN tahun ajaran 2026/2027 tahap pertama, kemarin (9/6). (Indah JPRM)
LENGKAPI BERKAS: Calon siswa baru didampingi orang tua melakukan daftar ulang di SMPN 1 Mojosari usai dinyatakan lolos seleksi SPMB SMPN tahun ajaran 2026/2027 tahap pertama, kemarin (9/6). (Indah JPRM)

 

SEMENTARA itu, persaingan akademik menuju jenjang SMP negeri di bumi Majapahit memasuki fase paling menentukan lewat adu hitung desimal nilai. Kemarin (11/6), tahapan kedua tersebut diikuti seluruh calon siswa baru yang belum lolos di jalur domisili sebelumnya.

Meski demikian, SPMB online yang menyediakan tiga jalur itu tampaknya sepi peminat. Padahal, kuota yang disiapkan cukup banyak. Pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto di situs SPMB SMP negeri 2026 pukul 16.00, di jalur kejuaraan dari total 41 SMP negeri hanya ada 3 lembaga yang memenuhi pagu. Antara lain SMPN 2 Kemlagi, SMPN 2 Ngoro, dan SMPN 2 Pungging.

Sedangkan di jalur peringkat nilai, jumlah pendaftar masih minim. Bahkan, beberapa lembaga tak dilirik calon siswa baru. Misalnya di SMPN 2 Dlanggu yang membuka 48 kursi di jalur peringkat nilai rapor dan TKA itu. Demikian pula di jalur mutasi atau perpindahan tugas orang tua. Nyaris separo dari total 41 lembaga nihil pendaftar.

Kondisi SPMB tahapan kedua ini justru berbanding terbalik dengan sebelumnya. Di mana, jalur domisili dan afirmasi yang diserbu calon siswa baru.

Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari Siregar menuturkan, proses indikator penilaian di tahapan kedua ini spesifik untuk masing-masing kategori. Pada jalur peringkat nilai, sekolah mematok standar tinggi berupa akumulasi konsistensi nilai rapor kelas empat hingga enam. ’’Kemudian ditambah nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan bobot 35 persen,’’ paparnya, kemarin (11/6).

Syarat tak kalah ketat berlaku bagi pendaftar jalur prestasi kejuaraan. Sebab, para calon murid diwajibkan melampirkan bukti kejuaraan resmi berjenjang. Seperti sertifikat Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

Legalitas kepemimpinan siswa melalui Keputusan Surat (SK) kepengurusan organisasi resmi tingkat SD sebagai ketua juga diakui sebagai poin penunjang. Terbatasnya kuota membuat selisih angka desimal terkecil pada nilai akhir (NA) menjadi penentu nasib pendaftar. Meski demikian, Amsar menegaskan, sinkronisasi data dari panitia sekolah ke server pusat kini terus dikawal ketat untuk mencegah kendala teknis. ’’Pengumuman hasil paling lambat besok (hari ini, Red),’’ tutupnya. (oce/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#spmb mojokerto #spmb smp #spmb sma sma #dinas pendidikan kabupaten mojokerto