Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ribuan Pendaftar Berebut Kursi Sekolah Negeri

Indah Oceananda • Kamis, 11 Juni 2026 | 03:02 WIB
BERBASIS ONLINE: Calon siswa baru mendatangi SMAN 1 Gondang untuk melakukan verifikasi PIN, beberapa waktu lalu. Hari ini, mereka bakal bersaing di tahap pertama pendaftaran jalur domisili di sekolah negeri. (Indah JPRM)
BERBASIS ONLINE: Calon siswa baru mendatangi SMAN 1 Gondang untuk melakukan verifikasi PIN, beberapa waktu lalu. Hari ini, mereka bakal bersaing di tahap pertama pendaftaran jalur domisili di sekolah negeri. (Indah JPRM)

 

’’Kalau masih tidak diterima pada pilihan SMAN pertama, calon murid baru secara otomatis diikutkan dalam pemeringkatan pada pilihan SMAN kedua. Dan apabila masih belum diterima, sistem akan memproses pilihan SMAN ketiga dengan mekanisme yang sama.’’

Pinky Hidayati

Kepala Cabdindik Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto 

-         Hari Ini SPMB Seleksi Jalur Domisili Resmi Dibuka

-         Pilihan SMAN/SMKN Dibatasi Maksimal Tiga Lembaga 

MOJOKERTO RAYA – Tahap pendaftaran dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMAN/SMKN Jatim tahun ajaran 2026/2027 tahap pertama melalui jalur domisili resmi dibuka hari ini (11/6). Ribuan calon murid baru tersebut bakal bersaing di jalur penerimaan yang paling banyak diminati tersebut. 

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Pinky Hidayati menuturkan, tahap pertama atau jalur domisili ini memang paling banyak menjadi incaran oleh calon murid baru. Sebab, jalur ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk mendaftar sekolah sesuai wilayah tempat tinggal atau domisili.

”Oleh karenanya, dua hari sebelum kick off, calon siswa baru sudah kami imbau untuk melakukan simulasi agar bisa melihat peluang lolosnya mereka di sekolah yang akan dituju,’’ katanya, kemarin (10/6). 

Dalam jalur domisili ini, lanjutnya, calon murid baru yang akan mendaftar di jenjang SMAN, hanya dapat memilih maksimal tiga lembaga pendidikan yang berada dalam wilayah rayon. Sementara untuk jenjang SMKN, calon murid dapat memilih maksimal tiga konsentrasi keahlian dalam satu SMKN atau beberapa SMKN berbeda. ’’Untuk SMKN, mereka bisa memilih baik di wilayah dalam rayon maupun luar rayon,’’ ungkap Pinky. 

Dia menegaskan, jika jumlah pendaftar melebihi kuota yang tersedia, sistem akan melakukan pemeringkatan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Pada pilihan SMAN pertama, misalnya, peserta akan diprioritaskan pada jalur domisili reguler yang terdiri atas kuota 19 persen untuk lulusan 2026 dan kuota 1 persen untuk lulusan sebelum 2026.

’’Urutan pemeringkatan jalur domisili SMAN dari nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dulu, kemudian jarak domisili terdekat ke sekolah tujuan, usia calon murid yang lebih tua, baru terakhir diperingkatkan berdasarkan waktu pendaftaran secara online,’’ imbuhnya. 

Pinky menegaskan, bagi lulusan 2026 yang tidak diterima pada jalur domisili reguler, sistem secara online akan mengikutkan mereka dalam pemeringkatan jalur domisili sebaran. Yakni dengan kuota 15 persen berdasarkan wilayah kelurahan atau desa.

’’Kalau masih tidak diterima pada pilihan SMAN pertama, calon murid baru secara otomatis diikutkan dalam pemeringkatan pada pilihan SMAN kedua. Dan apabila masih belum diterima, sistem akan memproses pilihan SMAN ketiga dengan mekanisme yang sama,’’ urai dia. 

Berbeda dengan SMAN, pemeringkatan pada jalur domisili SMKN tidak menggunakan nilai TKA sebagai faktor utama. Pinky memaparkan, apabila jumlah pendaftar melebihi daya tampung yang tersedia, maka pemeringkatan dilakukan berdasarkan tiga urutan. Di antaranya, jarak domisili terdekat ke SMKN tujuan, usia calon murid yang lebih tua, serta waktu pendaftaran.

’’Peserta yang tidak diterima pada pilihan konsentrasi keahlian pertama akan diproses pada pilihan kedua. Jika masih belum lolos seleksi, sistem akan melanjutkan pemeringkatan pada pilihan ketiga dengan kriteria yang sama,’’ tandasnya. 

Kendati demikian, karena jarak menjadi faktor utama dalam seleksi jalur domisili SMKN, calon murid baru disarankan untuk lebih mempertimbangkan lokasi sekolah tujuan sebelum menentukan pilihan saat pendaftaran. ’’Pemeringkatan langsung terpantau secara online by system dan real time,’’ tandasnya. (oce/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#spmb mojokerto #spmb smp #pendaftar spmb #spmb sma #cabdindik mojokerto