Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jalur Domisili di 41 SMP Negeri Penuh

Indah Oceananda • Selasa, 9 Juni 2026 | 04:37 WIB
TAHAP VERVAL: Panitia SPMB SMP negeri dari Dispendik Kabupaten Mojokerto memeriksa dokumen persyaratan pendaftaran murid baru, Selasa (12/5). (Indah JPRM)
TAHAP VERVAL: Panitia SPMB SMP negeri dari Dispendik Kabupaten Mojokerto memeriksa dokumen persyaratan pendaftaran murid baru, Selasa (12/5). (Indah JPRM)

’’Alhamdulillah, tidak ada laporan yang masuk ke sekolah tujuan pendaftar selama masa sanggah dibuka.’’

Amsar Azhari Siregar

Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto 

SEMENTARA itu, berakhir sudah pelaksanaan SPMB SMPN tahun ajaran 2026/2027 tahap pertama di Kabupaten Mojokerto. Yakni jalur domisili dan afirmasi pada 4-5 Juni lalu. Dari tahapan pertama tersebut, persaingan calon siswa baru berlangsung ketat. Sebab, 41 lembaga negeri berhasil mengisi kekosongan pagu. 

Untuk jalur domisili, yang didasarkan dari seleksi jarak tempat tinggal menuju ke sekolah, daya tampung puluhan lembaga negeri terisi tanpa menyisakan satu kursi pun. Sementara di jalur afirmasi, terdapat tiga lembaga negeri yang belum memenuhi pagu. 

’’Dari hasil akhir tahapan pertama, SMPN Satu Atap Jatirejo dan Kunjorowesi tidak memenuhi pagu di jalur afirmasi. Begitu pula di SMPN 2 Pacet, masih tersisa tiga kursi kosong dari 19 daya tampung yang dibutuhkan,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari Siregar, kemarin (8/6).

Meski demikian, ia menyebut, pagu yang belum terisi ini masih dapat dipenuhi dalam tahapan berikutnya. Di sisi lain, pagu yang sudah terpenuhi tersebut masih bisa berubah. Sebab, calon siswa baru yang dinyatakan lolos tahapan pertama harus melalui daftar ulang terlebih dahulu.

’’Untuk daftar ulang siswa yang lolos tahapan pertama mulai besok (hari ini, Red) sampai 10 Juni. Apabila siswa yang bersangkutan tidak daftar ulang ke sekolah, otomatis dinyatakan gugur,’’ ulasnya.  

Saat daftar ulang nanti, lanjut Amsar, calon siswa baru atau wali murid wajib membawa berkas penting. Seperti fotokopi kartu keluarga (KK), akta kelahiran, PIP/KIP/PKH atau sejenisnya bagi yang memiliki, sertifikat kejuaraan, serta fotokopi KTP wali murid. ’’Saat daftar ulang ini, wali murid juga nanti akan diarahkan langsung bergabung dalam grup Whatsapp sekolah,’’ bebernya. 

Untuk masa sanggah yang dibuka pada 6-8 Juni, Amsar menegaskan hingga kini tak ada laporan masa sanggah yang masuk ke sekolah. Artinya, proses seleksi pendaftaran berlangsung lancar tanpa ada kendala. ’’Alhamdulillah, tidak ada laporan yang masuk ke sekolah tujuan pendaftar selama masa sanggah dibuka,’’ jelasnya. 

Dalam waktu dekat, calon siswa baru yang belum lolos di tahapan pertama bisa mendaftarkan diri dan bersaing kembali di tahapan SPMB kedua. Yakni di jalur prestasi akademik-nonakademik, peringkat nilai, dan mutasi. ’’Untuk tahapan kedua ini hanya dibuka selama sehari saja, yaitu 11 Juni. Kemudian, kesempatan terakhir adalah prestasi nilai, hanya dibuka melihat dari kuota yang tersedia di masing-masing sekolah,’’ pungkas Amsar. (oce/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#spmb mojokerto #spmb smp #jalur domisili