Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Sekolah Gagal Penuhi Pagu di Tahapan Pertama

Indah Oceananda • Sabtu, 6 Juni 2026 | 09:41 WIB
KURSI KOSONG: Proses pelaksanaan SPMB tingkat SMP di salah satu sekolah. Puluhan SMP Negeri diketahui terdapat bangku kosong karena pagu gagal terpenuhi, tahun lalu. (dok JPRM)
KURSI KOSONG: Proses pelaksanaan SPMB tingkat SMP di salah satu sekolah. Puluhan SMP Negeri diketahui terdapat bangku kosong karena pagu gagal terpenuhi, tahun lalu. (dok JPRM)

Jalur Afirmasi dan Domisili Sisakan Kursi Kosong di Beberapa Lembaga 

KABUPATEN -  Pendaftaran jalur domisili dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP negeri tahun ajaran 2026/2027 resmi berakhir kemarin (5/6). Dari 41 lembaga pendidikan negeri di Kabupaten Mojokerto, pagu di 36 SMP negeri jalur domisili terpenuhi. Sedangkan sisanya, 5 sekolah gagal memenuhi pagu tersedia. 

Pagu untuk jalur domisili yang tidak terpenuhi ini tersebar di berbagai kecamatan. Seperti SMPN 3 Gondang, SMPN 1 dan 23 Kutorejo, serta SMPN 3 Trowulan. Lembaga pendidikan yang berlokasi di pinggiran ini justru berhasil memenuhi pagu dari jalur yang diseleksi berdasarkan jarak tempat tinggal tersebut, yakni SMPN Satu Atap Jatirejo dan SMPN Satu Atap Kunjorowesi. 

Pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto di laman SPMB SMPN Kabupaten Mojokerto 2026 kemarin (5/6) pukul 14.30, antrean calon siswa baru masih memenuhi beberapa lembaga yang dianggap favorit. Seperti di SMPN 1 Ngoro, dari total 128 pagu yang tersedia, jumlah pendaftar tembus hingga 191 calon siswa.  Kondisi yang sama juga terjadi di SMPN 1 Dlanggu. Antrean pendaftar di jalur domisili mencapai 193 siswa dari daya tampung 128 kursi.

Selain domisili, tadi malam juga menjadi kesempatan terakhir pendaftar menjajal peruntungan untuk masuk di jalur afirmasi. Namun, di jalur yang dikhususkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu ini tampaknya tak terlalu diminati. Sebab, dari 41 lembaga hanya 26 yang mampu memenuhi keterisian kursi. Bahkan, ada pula lembaga yang tidak memiliki pendaftar sama sekali di jalur tersebut. Seperti SMPN Satu Atap Kunjorowesi. 

Kendati demikian, tak sedikit pula yang berhasil mengisi kuota jalur afirmasi, seperti di SMPN 2 Trowulan. Meski di jalur domisili pagunya belum terpenuhi, namun jalur afirmasi justru jadi incaran calon siswa baru. Terbukti, hingga kemarin (5/6) sore jumlah pendaftar telah mencapai 73 siswa dari total pagu 45. 

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari Siregar mengatakan, tahapan pertama yang berlangsung selama dua hari tersebut berakhir tadi malam pukul 21.00. Meski demikian, dispendik masih menyediakan masa sanggah. Hal itu ditujukan guna menampung delik aduan dari masyarakat apabila terjadi kendala dalam proses pendaftaran, utamanya di jalur domisili. ’’Masa sanggah ini khusus kita buka untuk jalur domisili dengan waktu tiga hari, yaitu 6-8 Juni. Apabila ada laporan, calon siswa baru bisa mengajukan sanggahan ke SMP negeri tempat mereka mendaftar,’’ papar Amsar. 

Selain masa sanggah, ia menekankan, sekolah yang belum memenuhi pagu di tahap pertama, masih berkesempatan menjaring siswa di tahapan kedua maupun ketiga. Tahapan kedua SPMB, lanjutnya, dibuka tiga jalur. Yakni jalur prestasi akademik dan nonakademik, prestasi nilai, serta mutasi yang berlangsung pada 11 Juni.

Kemudian, tahap ketiga, yaitu jalur prestasi nilai, digelar sebagai kesempatan terakhir calon siswa mendaftar ke sekolah negeri. Ini ditentukan dengan besaran sisa kuota dari jalur sebelumnya yang tidak terpenuhi. ”Untuk waktu tahapan ketiga akan berlangsung 15 Juni,” tandasnya. Sekadar diketahui, tahun ini, pagu SMP negeri diprediksi menampung 8.736 dengan maksimal 10 rombongan belajar (rombel). Masing-masing rombel terdiri dari 32 siswa. (oce/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#spmb mojokerto #spmb kabupaten mojokerto #spmb smp #kursi kosong spmb