KABUPATEN - Setelah pendataan tuntas, SPMB SMP negeri tahun ajaran 2026/2027 segera memasuki waktu pelaksanaan. Dalam pekan ini, lulusan SD/MI sederajat bakal bersaing memperebutkan ribuan kursi di jenjang SMP negeri.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari Siregar mengatakan, tahun ini, pagu SMP negeri diprediksi menampung 8.736 dengan maksimal 10 rombongan belajar (rombel). Masing-masing rombel terdiri dari 32 siswa. ’’Untuk pendaftaran tahap pertama akan dimulai minggu ini, yaitu jalur afirmasi dan domisili. Itu akan berlangsung pada 4-5 Juni,’’ katanya, kemarin (1/6).
Tahun ini pula, lanjut dia, terdapat pemangkasan kuota untuk jalur domisili. Serta penggunaan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA). ’’Dalam SPMB tahun ajaran baru ini, jalur domisili cuma dijatah 40 persen dari daya tampung, yang semula 45 persen,’’ papar dia.
Kemudian, dia menambahkan, tahap kedua SPMB akan dilanjutkan tiga jalur. Yakni jalur prestasi akademik dan nonakademik, prestasi nilai, serta mutasi. ’’Untuk ketiga jalur ini, pelaksanaan akan berlangsung pada 11 Juni,’’ bebernya.
Lalu, tahap ketiga yakni jalur prestasi nilai, digelar sebagai kesempatan terakhir calon siswa mendaftar ke sekolah negeri. Itu ditentukan dengan besaran sisa kuota dari jalur sebelumnya yang tidak terpenuhi. ’’Untuk waktu tahapan ketiga akan berlangsung 15 Juni,’’ papar Amsar.
Perlu diketahui, sebelumnya tahun ini terdapat tiga tahap SPMB di jenjang SMP yang tersedia bagi peserta didik baru. Antara lain, tahap pertama dengan jalur afirmasi sebesar 20 persen dan domisili 40 persen. Kemudian, tahap kedua jalur prestasi peringkat nilai 25 persen, prestasi kejuaraan 10 persen, serta jalur mutasi 5 persen. Terakhir, tahap ketiga melalui jalur prestasi nilai.
Untuk mendaftar di SMP negeri, sebelumnya calon siswa baru wajib telah menjalani proses verval. Baik untuk mendaftar di jalur domisili, afirmasi, serta prestasi Gemajuza pada 5-8 Mei lalu. ’’Verval wajib dilakukan sebagai syarat pendaftaran dalam mekanisme SPMB tahun ajaran 2026/2027. Berkas calon siswa baru wajib melalui proses verval untuk mendapatkan data calon pendaftar dan formulir pendaftaran,’’ terang dia.
Tak hanya verval, mereka juga menjalani tahapan validasi peringkat nilai oleh SMP negeri. Di mana, proses tersebut berlangsung bersamaan dengan upload sertifikat TKA siswa SD/MI pada 26-28 Mei lalu secara online. ’’Untuk verval calon dari luar Kabupaten Mojokerto ini sudah berlangsung akhir Mei kemarin, secara offline di tiga sekolah yaitu, di SMPN 2 Dawarblandong, SMPN 1 Sooko, dan SMPN 1 Mojosari,’’ terangnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah