Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Minim Pendaftar, Banyak Bangku di SD Negeri Kabupaten Mojokerto Belum Terisi

Indah Oceananda • Jumat, 29 Mei 2026 | 06:52 WIB

 

DARING: Panitia SPMB SDN Mlaten, Kecamatan Puri, melayani penyerahan sekaligus verval berkas calon siswa baru, tahun lalu.
DARING: Panitia SPMB SDN Mlaten, Kecamatan Puri, melayani penyerahan sekaligus verval berkas calon siswa baru, tahun lalu.

 

’’Gelombang kedua ini hanya berlaku untuk SD yang masih memiliki sisa kursi. Utamanya untuk lembaga yang menerapkan pendaftaran offline.’’

Amsar Azhari Siregar

Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto

DINAS Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto kembali membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 gelombang dua bagi jenjang sekolah dasar (SD) negeri. Langkah ini diambil menyusul masih terdapat sejumlah SD negeri yang sampai saat ini minim pendaftar.

Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari Siregar mengatakan, pendaftaran SPMB tahap kedua jenjang SD negeri ini resmi dibuka mulai kemarin (28/5). Menyusul, masih tersedia kursi yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam mendaftarkan putra-putrinya ke sekolah negeri. ’’Gelombang kedua ini hanya berlaku untuk SD yang masih memiliki sisa kursi. Utamanya untuk lembaga yang menerapkan pendaftaran offline,’’ jelasnya, kemarin (28/5).

Dia menuturkan, pendaftaran SPMB tahun ajaran 2026/2026 gelombang dua tetap menggunakan tiga jalur. Masing-masing jalur domisili, afirmasi, dan mutasi. Demikian pula pada sistem pendaftaran yang sejauh ini tidak ada perubahan. ’’Calon siswa tetap harus datang langsung ke satuan pendidikan yang masih memiliki kuota kosong. Petugas sekolah akan membantu proses pendaftaran secara langsung,’’ urainya.

Ia menjelaskan, jumlah pendaftar sesuai kuota, maka semua pendaftar akan diterima tanpa seleksi. Akan tetapi, jika jumlah pendaftar lebih banyak maka akan diberlakukan sistem seleksi berdasarkan jalur prioritas dan asal domisili. ’’Tetap ada seleksi juga. Salah satunya dengan memperhatikan jarak rumah ke sekolah,’’ imbuh Amsar. Adapun tahapan SPMB gelombang dua ini hanya dibuka sampai hari ini (29/5).

Sebelumnya, total ada tiga jalur SPMB jenjang SD negeri yang dibuka tahun ini. Meliputi, jalur afirmasi, mutasi, dan domisili. Dengan setiap jalurnya dibagi menjadi dua kategori. Dua kategori pendaftar adalah calon siswa dengan kartu keluarga (KK) dalam Kabupaten Mojokerto dan luar kota. Sedangkan tahap yang dibuka untuk SD negeri ini terdiri dari tiga jalur. Yakni, jalur domisili dengan kuota 75 persen, jalur afirmasi 25 persen dari total daya tampung masing-masing sekolah, serta jalur mutasi 5 persen. 

’’Pagu penerimaan siswa baru sesuai dengan yang sudah ditetapkan dinas pendidikan. Karena jumlah rombel satu lembaga dengan lembaga lainnya tidak sama,’’ tandas Amsar. Tercatat, sebanyak 385 SD negeri di kabupaten yang tahun ini siap menampung sebanyak 13.479 murid baru.  (oce/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#spmb sd #spmb kabupaten mojokerto #dispendik kabupaten mojokerto #pendaftaran sekolah