JAWA POS RADAR MOJOKERTO- Hari ini (25/5), menjadi kesempatan terakhir bagi panitia di tingkat kecamatan untuk menuntaskan tahapan seleksi lomba event Gebyar PAUD Ceria 2026 Bersama Ning Hanna. Dari hasil seleksi tersebut, nantinya pemenang yang telah ditentukan berhak melaju ke babak grand final dan kembali bersaing di tingkat kabupaten.
Ketua Panitia Gebyar PAUD Ceria 2026 Bersama Ning Hanna, Ahmad Basuni mengatakan, hari ini memang menjadi batas terakhir seluruh lembaga pendidikan usia dini yang berada di bawah naungan empat organisasi mitra (ormit) untuk menyeleksi peserta. Meliputi, jenjang TK, RA, KB, hingga Pos PAUD.
Baca Juga: Juara Lagi! Persib Buktikan Diri Sebagai Tim Terkuat Musim Ini
’’Seleksi di kecamatan sudah berlangsung sejak awal Mei kemarin, sehingga besok (hari ini, Red) jadi kesempatan terakhir bagi ormit untuk menuntaskan seleksi di tingkat kecamatan,’’ katanya, kemarin (24/5).
Dia menjelaskan, ormit HP3 akan mengawal lomba finger paint dan bercerita guru dan anak. Kemudian, di jenjang TK, ormit IGTKI dan IGRA mengawal lomba mewarnai dan fashion berbahan koran bekas.
Sementara, HIMPAUDI mengawal lomba kolase dan bercerita ayah dan anak. Dari seleksi itu, nantinya akan dipilih satu peserta terbaik di setiap kecamatan di masing-masing ormit.
Baca Juga: Saham PT Bumi Resources Tbk Kembali Jadi Sorotan Investor
’’Secara keseluruhan, lembaga di kecamatan sudah hampir tuntas untuk mengadakan seleksi masing-masing lomba,’’ imbuh Basuni.
Dia menambahkan, peserta yang terpilih akan masuk ke grand final untuk memperebutkan Piala Ning Hanna sebagai Bunda PAUD Kabupaten Mojokerto.
”Jadi, di grand final nanti akan memperebutkan Piala Bunda PAUD dengan 8 kategori lomba di masing-masing satuan pendidikan,” bebernya.
Baca Juga: Tiga Orang Tersengat Listrik di Mojokerto, Satu Tewas
Event hasil kerja bareng Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto ini merupakan rangkaian dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional 2026 sekaligus memperingati Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto.
Dengan mengangkat tema Menebar Senyum, Merajut Asa Menuju Mojokerto Hebat, acara ini akan menjadi kegiatan bagi jenjang pendidikan usia dini terbesar dan digelar perdana.
’’Tidak hanya peserta didik, beragam lomba yang digelar juga melibatkan pendidik sekaligus orang tua murid,’’ ungkap Basuni.
Gelaran lomba tersebut diharapkan bisa mengasah tingkat kreativitas anak didik sejak dini. Sekaligus memacu sportivitas mereka dalam berkompetisi.
’’Diharapkan, dari kegiatan ini bisa mewujudkan peserta didik menjadi generasi yang berkarakter, ceria, dan gigih,’’ pungkasnya. (oce/ris)
Editor : Imron Arlado