Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pagu Jalur Afirmasi Hampir Terpenuhi, Pasca Tahap Pertama SPMB Online SDN di Mojokerto Berakhir 

Indah Oceananda • Selasa, 12 Mei 2026 | 04:04 WIB
DIMINATI: Calon siswa SDN Trowulan saat menghadiri sosialisasi SPMB beberapa waktu lalu. Sekolah ini menjadi salah satu lembaga yang menerapkan pendaftaran berbasis online. (Oce JPRM)
DIMINATI: Calon siswa SDN Trowulan saat menghadiri sosialisasi SPMB beberapa waktu lalu. Sekolah ini menjadi salah satu lembaga yang menerapkan pendaftaran berbasis online. (Oce JPRM)

 

KABUPATEN - Pendaftaran tahap pertama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 untuk jenjang SD secara online resmi ditutup tadi malam (11/5). Dari 13 sekolah yang menggelar pendaftaran online, jalur afirmasi terbilang cukup diminati oleh para calon siswa baru. 

Di tahap pertama, terdapat jalur mutasi dan afirmasi yang dibuka. Pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto dari website https://daftar26.sd.kabmojokerto.id/home, pagu di sejumlah sekolah mayoritas memang sudah terpenuhi. 

Di SDN Trowulan, misalnya. Dari pagu untuk dua siswa, jalur bagi pendaftar dari keluarga kurang mampu tersebut diketahui telah dipenuhi. ’’Sudah penuh, hari ini (kemarin, Red) penutupan untuk tahap pertama,’’ kata Kepala SDN Trowulan Sakuwan, kemarin (11/5). 

Demikian pula di SDN Mojosari. Dua pagu jalur afirmasi juga mengalami hal yang sama. Selain itu, pagu jalur mutasi atau perpindahan tugas orang tua juga telah terpenuhi. ’’Untuk mutasi, pagu di SD kami ada 6 dan semuanya sudah terisi,’’ jelas Kepala SDN Mojosari Margotiono. 

Di SDN Sidomulyo, pagu jalur afirmasi sebanyak 6 kursi juga langsung terisi. Kendati demikian, hingga kemarin (11/5) masih ada beberapa lembaga pendidikan yang belum memenuhi pagu dari kedua jalur yang dibuka tersebut. ’’Untuk jalur yang belum terpenuhi, nantinya bisa dialihkan lewat kuota jalur domisili yang akan dibuka pada tahap dua nanti,’’ imbuh ketua K3S Kecamatan Mojosari, tersebut. 

Dia mengaku kendati dibuka secara online, namun masih ada beberapa sekolah yang tidak membuka pagu pada kedua jalur ini. Seperti di SDN Mlaten, Kecamatan Puri. Dalam website SPMB, kedua jalur baik afirmasi maupun mutasi sama sekali tidak terpenuhi.

’’Untuk di SDN Mlaten, memang kita tidak membuka pagu afirmasi dan mutasi. Justru nanti banyaknya di tahap kedua atau jalur domisili,’’ terang Kepala SDN Mlaten Ida Royana. 

Pasca ditutupnya pendaftaran SPMB SD tahap pertama ini, sekolah yang menerapkan pendaftaran online akan membuka tahap kedua pada 16-18 Mei nanti. Untuk pagu di jalur domisili, setiap SD negeri dijatah kuota sebesar 75 persen. Sedangkan pendaftaran secara offline atau tatap muka akan berlangsung pada 13-16 Mei.  

Dalam mekanismenya, calon siswa cukup mendatangi sekolah tujuan dan mengisi formulir sekaligus melengkapi berkas persyaratan. Di mana pada tahun ajaran 2026/2027 ini, pagu di jenjang SD diperkirakan mencapai 13.479 siswa.  

Meliputi, jalur domisili diperuntukkan bagi calon siswa yang bertempat tinggal di dalam wilayah penerimaan murid baru. Jalur afirmasi, bagi calon siswa yang berasal dari keluarga prasejahtera dan calon siswa penyandang disabilitas. Dan jalur mutasi, untuk calon siswa yang pindah domisili karena perpindahan tugas orang tua atau wali, serta bagi anak guru yang mendaftar di satuan pendidikan tempat orang tua mengajar. (oce/ris)

 

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#spmb sd #spmb kabupaten mojokerto #SPMB online