Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

SMPIT Permata Mojokerto Gelar Program AAM, Bentuk Karakter Muslim yang Peduli, Mandiri, dan Bertanggung Jawab

Indah Oceananda • Kamis, 7 Mei 2026 | 05:30 WIB
MENGABDI: Siswa SMPIT Permata mengikuti sejumlah aktivitas kegiatan warga di Desa Bangeran, Kecamatan Dawarblandong, dalam kegiatan AAM yang digelar pada 29 April hingga 2 Mei 2026 lalu.
MENGABDI: Siswa SMPIT Permata mengikuti sejumlah aktivitas kegiatan warga di Desa Bangeran, Kecamatan Dawarblandong, dalam kegiatan AAM yang digelar pada 29 April hingga 2 Mei 2026 lalu.

 

SEBANYAK 153 siswa kelas 7 SMPIT Permata Mojokerto kembali mengikuti kegiatan unggulan tahunan bertajuk Andai Aku Menjadi (AAM) di Desa Bangeran, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto pada 29 April hingga 2 Mei lalu. Kegiatan ini menjadi salah satu syarat kenaikan kelas. 

Selama kurun waktu tersebut, mereka menetap di rumah orang tua asuh dengan pembagian 2-3 siswa di setiap rumah. Mereka hidup dan berbaur langsung dengan keluarga tersebut serta mengikuti seluruh aktivitas sehari-hari. Beragam kegiatan dilakukan siswa. Mulai dari membantu di sawah hingga proses pascapanen, seperti membersihkan dan mengupas bawang putih hasil panen sebelum dijual. Selain itu, siswa juga turut melakukan berbagai aktivitas lain seperti menjemur kerupuk, memandikan sapi, memasak, dan menyapu. 

Tak hanya itu, siswa juga mengikuti salat berjamaah di masjid bersama warga. Sehingga kegiatan itu bisa memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat interaksi sosial mereka di lingkungan masyarakat setempat. Menariknya, selama kegiatan berlangsung, para siswa tidak diperkenankan membawa gadget. Tanpa distraksi teknologi, kebijakan ini membantu mereka lebih fokus pada interaksi sosial, melatih kemampuan komunikasi, serta meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar. 

MENGABDI: Siswa SMPIT Permata mengikuti sejumlah aktivitas kegiatan warga di Desa Bangeran, Kecamatan Dawarblandong, dalam kegiatan AAM yang digelar pada 29 April hingga 2 Mei 2026 lalu.
MENGABDI: Siswa SMPIT Permata mengikuti sejumlah aktivitas kegiatan warga di Desa Bangeran, Kecamatan Dawarblandong, dalam kegiatan AAM yang digelar pada 29 April hingga 2 Mei 2026 lalu.

 

Selain dilengkapi dengan bazar barang bekas berkualitas yang telah dikumpulkan oleh siswa, program AAM tahun ini juga menghadirkan kegiatan baru bertajuk Philanthropy. Dalam kegiatan ini, siswa International Class Program (ICP) berkesempatan mengajar adik-adik siswa SDN 1 Bangeran Dawarblandong dengan metode pembelajaran Bahasa Inggris yang menyenangkan. 

Kegiatan yang berkolaborasi dengan komite, wali murid, BMT, dan Permata Care untuk menyalurkan bingkisan kepada anak yatim dan duafa ini sebagai wujud nyata melatih kepercayaan diri sekaligus menumbuhkan jiwa berbagi ilmu dan kepedulian siswa terhadap pendidikan. Ustadzah SMPIT Permata Mojokerto Chusniatul Khisoli menuturkan, program yang mengusung tema Bersinergi Membentuk Karakter Muslim yang Peduli, Mandiri, dan Bertanggung Jawab, ini menjadi sarana nyata bagi siswa untuk mempraktikkan kepemimpinan. 

Sekaligus sebagai bentuk pembelajaran bermakna dan kepedulian sosial sesuai visi sekolah. ’’Sebagai sekolah yang memiliki branding Sekolahnya Para Pemimpin, kami berusaha untuk menyelenggarakan program yang mendukung sepenuhnya visi yang kami usung. Dengan konsep seven habits (Stephen R.Covey) yang selama ini sudah kami ajarkan kepada siswa, maka AAM merupakan sebagian dari wadah bagi siswa untuk mempraktikkan secara langsung apa yang sudah dipelajari,’’ ungkapnya. 

MENGABDI: Siswa SMPIT Permata mengikuti sejumlah aktivitas kegiatan warga di Desa Bangeran, Kecamatan Dawarblandong, dalam kegiatan AAM yang digelar pada 29 April hingga 2 Mei 2026 lalu.
MENGABDI: Siswa SMPIT Permata mengikuti sejumlah aktivitas kegiatan warga di Desa Bangeran, Kecamatan Dawarblandong, dalam kegiatan AAM yang digelar pada 29 April hingga 2 Mei 2026 lalu.

 

Program AAM menjadi sarana pembelajaran di luar kelas yang efektif. Siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. ’’Melalui kegiatan ini juga secara tidak langsung siswa akan memahami bagaimana proses pembelajaran mendalam berjalan. Saya berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut dengan konsep dan inovasi kegiatan yang lebih baik kedepannya,’’ imbuh dia. 

Salah satu siswa, Alya Esta Gania Ashalina mengungkapkan, program AAM mengajarkannya untuk lebih terbuka, mudah beradaptasi, dan menghargai setiap proses kehidupan di lingkungan yang baru. ’’Meskipun awalnya terasa tidak biasa, saya justru menikmati suasana pedesaan yang sejuk dan menenangkan. Pengalaman berharga yang saya dapatkan adalah belajar dengan mau beradaptasi di tempat yang baru, kita bisa merasakan hal-hal yang menyenangkan dan bermakna,’’ ungkap siswa kelas 7D SMPIT Permata Mojokerto tersebut. (oce/fen)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#SMPIT Permata Mojokerto #Gelar Program AAM #sekolah hebat #Sekolah mojokerto