KABUPATEN - Sekretaris Kopertais Wilayah IV Jawa Timur Dr. M. Hasan Ubaidillah, S.HI, M.Si, menyampaikan optimisme terhadap perkembangan Institut Nurul Islam Mojokerto. Dia menilai transformasi kelembagaan yang berlangsung dalam waktu relatif singkat ini merupakan capaian yang luar biasa.
Di mana dalam kurun waktu sekitar tiga tahun terakhir, STAI Nurul Islam telah berhasil memperoleh KMA izin operasional, dan kini kembali mencatatkan sejarah dengan terbitnya KMA alih status menjadi institut.
Dengan demikian, hal tersebut menjadi sinyal kuat bahwa peningkatan status ke jenjang universitas bukanlah hal yang mustahil dalam waktu dekat.
”Kalau tiga tahun lalu KMA STAI turun, sekarang KMA Institut turun, maka tidak lama lagi KMA Universitas juga akan turun,” ujarnya.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama RI Prof. Dr. Arskal Salim, GP, M.Ag, menyampaikan kekagumannya terhadap perkembangan Institut Nurul Islam Mojokerto.
Dirinya menilai kemajuan kampus tersebut terlihat sangat signifikan, baik dari segi infrastruktur maupun sumber daya yang dimiliki.
Di sisi lain, pihaknya turut mengapresiasi kemegahan gedung kampus Nuris, jumlah mahasiswa yang cukup banyak, serta fasilitas yang dinilai modern dan memadai untuk menunjang proses pembelajaran.
Sehingga, lanjutnya, perkembangan yang dicapai dalam waktu singkat ini tergolong luar biasa. Sebab, dengan kondisi yang ada saat ini, sejatinya kampus tersebut sudah melampaui level institut. ”Seharusnya ini tidak institut, dari sekolah tinggi langsung ke universitas,” jelasnya. (bas/ris)
Editor : Fendy Hermansyah