Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

SMPN 8 Mojokerto Ajak Siswa Praktik Liputan, Mengasah Skill, dan Attitude

Indah Oceananda • Jumat, 1 Mei 2026 | 03:30 WIB
BUDAYA LITERASI: Kepala SMPN 8 Mojokerto Siti Nuryati saat membuka kegiatan Jurnalis Mengajar, kemarin (30/4). (Oce JPRM)
BUDAYA LITERASI: Kepala SMPN 8 Mojokerto Siti Nuryati saat membuka kegiatan Jurnalis Mengajar, kemarin (30/4). (Oce JPRM)

KOTA - Seratus siswa SMPN 8 Mojokerto berkesempatan mendapat pelatihan menulis dan mengenal ilmu jurnalistik, kemarin (30/4). Mereka dilatih melalui program Jurnalis Mengajar dengan tajuk Menjadi Jurnalis Dalam 60 Menit, yang dibimbing langsung Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Mojokerto Moch. Chariris. 

Kepala SMPN 8 Mojokerto Siti Nuryati terlebih dahulu membuka kegiatan tersebut. Dia turut memberikan semangat dan motivasi kepada para siswa yang mengikuti workhsop Jurnalis Mengajar. Menurutnya, kegiatan ini penting bagi para siswa karena dapat menambah pengetahuan literasi bagi mereka. ’’Kegiatan ini pastinya akan memberi anak-anak pemahaman tentang jurnalistik, dan proses liputan sampai ke pembaca. Jadi, mereka bisa merasakan cara jurnalis mencari berita,’’ katanya. 

Siti menegaskan, nantinya output dari kegiatan ini akan membantu siswa memahami berbagai bentuk jenis penulisan berita. Sekaligus mengetahui cara membuat berita sampai ke tingkat pembaca.

’’Sehingga saya minta agar anak-anak mengikuti pelatihan ini dengan sangat baik agar bisa menyerap ilmunya,’’ imbuh dia. Berbagai teknik jurnalistik disampaikan dalam kegiatan tersebut. Seperti mengenal media massa, susunan keredaksi, teknik wawancara, praktik liputan dan menulis berita, hingga tahapan evaluasi. 

Tentunya, Moch. Chariris juga memberikan materi seputar ruang lingkup jurnalistik dasar. Mulai dari wawasan atau pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill) jurnalistik, dan etika (attitude). ”Yang paling penting adalah kemauan dalam terus belajar dan menghasilkan karya. Khususnya karya jurnalistik yang beretika dan berkualitas,” tandasnya. (oce/ris)



 

Editor : Fendy Hermansyah
#smpn 8 mojokerto #praktik liputan #jurnalis mengajar