Tahapan Prestasi Akademik Didasarkan Nilai Gabungan
MOJOKERTO RAYA - Penggunaan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) bakal berdampak besar dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 bagi jenjang SMA dan SMK. Sebab, penggunaannya akan berlaku di semua jalur seleksi, dengan melibatkan kuota dan jadwal pendaftaran.
Kasi SMK Cabang Dinas Pendidkan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Eko Heri Prihartono menuturkan, sesuai aturan terbaru tersebut, penggunaan nilai TKA akan diterapkan pertama kali dalam SPMB tahun ini. ’’Sehingga saat pendaftaran nanti, calon murid diwajibkan menyertakan Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) dalam pengambilan PIN (personal identification number),’’ katanya, kemarin (14/4).
Dia menambahkan, pada jalur prestasi akademik, misalnya. Tahun ini, seleksi tak hanya dilihat dari rata-rata nilai rapor, melainkan gabungan dengan nilai TKA. ’’Bobot masing-masing adalah 60 persen untuk nilai rapor dan 40 persen untuk nilai TKA. Jadi menggantikan skema indeks sekolah asal yang digunakan sebelumnya,’’ ulasnya.
Penggunaan nilai TKA sebagai salah satu instrumen untuk menentukan nilai pada saat mendaftar melalui jalur prestasi nilai akademik SMA/SMK. ’’Sosialisasi SPMB masih berlangsung hingga Mei nanti,’’ bebernya.
Sebelumnya, pendaftaran SPMB tahun ini masih dibagi dalam tahap empat. Jalur domisili dibuka pertama dari 11 hingga 15 Juni nanti. Adapun jalur domisili ini dibatasi dengan total kuota 45 persen. Terdiri atas 35 persen untuk SMA dan 10 persen bagi SMK.
Selanjutnya di jalur kedua terdiri dari tiga tahapan, yakni afirmasi, mutasi, dan prestasi lomba. Tahap ini akan berlangsung selama 17 hingga 23 Juni. ’’Tidak hanya tambahan kuota khusus golden ticket ketua OSIS dan penghafal kitab suci (masing-masing 1 siswa per sekolah), tahun ini jalur kedua juga memberlakukan penggunaan nilai TKA bagi pendaftar dengan keluarga ekonomi tidak mampu di SMA/SMK,’’ ulasnya.
Jalur prestasi akademik sendiri akan terbagi dua rentang, baik di SMA maupun SMK. Meliputi, jalur prestasi akademik SMA pada 24 hingga 29 Juni, serta jalur prestasi akademik SMK pada 30 Juni hingga 4 Juli. ’’Untuk jalur ini, SMA ditetapkan kuota sebesar 25 persen dari daya tampung. Sedangkan di SMK mencapai 65 persen,’’ tandasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah