PRESTASI mengagumkan kembali ditorehkan siswa MAN Kota Mojokerto dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2026. OPSI diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Pusprenas) di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Kompetisi ini kerap dilaksanakan bekerja sama dengan Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) dan universitas mitra.
Empat tim penelitian berhasil lolos tahap seleksi proposal dan melaju ke tingkat nasional, membawa beragam inovasi dari bidang sains hingga sosial humaniora.
Keempat tim tersebut di antaranya, bidang Ilmu Sosial dan Humaniora (ISH) diwakili dua tim, yakni Fulan Maghfiroh dan Firda Mayangsari serta Muhajir Bin Abdul dan Levi Julio Putra. Kemudian di bidang MST Matematika diwakili Arini Fadlillah dan Kaisa Sahla Amrina. Terakhir, bidang MST Biologi diwakili Tertia Inggrid dan Nadia Fitri Ananda.
"Keberhasilan ini tidak terlepas dari pembimbingan intensif yang telah dilaksanakan sejak tahap awal," kata Kepala MAN Kota Mojokerto Abd. Salam.
Para siswa mendapatkan pendampingan dalam penyusunan proposal, penguatan metodologi penelitian, hingga teknik penulisan ilmiah yang sesuai standar kompetisi nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen 2026.
"Prestasi ini menjadi bukti siswa MAN Kota Mojokerto memiliki potensi besar dalam bidang penelitian dan inovasi. Kami akan terus mendukung dan memfasilitasi agar mereka dapat berkembang dan berprestasi hingga tingkat nasional,” paparnya.
MAN Kota Mojokerto berkomitmen menanamkan budaya ilmiah yang kuat, membina generasi peneliti muda yang kritis dan kreatif, serta menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat dan bermartabat di lingkungan madrasah.
Melalui pendampingan riset yang berkelanjutan, pihaknya terus berupaya menjadi ruang tumbuh bagi inovasi dan pemikiran progresif yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.
"Dengan melajunya empat tim ini, kami optimistis MAN Kota Mojokerto dapat bersaing di kancah nasional dengan lembaga lainnya melalui inovasi karya mereka," pungkasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto