”TKA ini penting bagi siswa untuk mengukur kemampuan mereka. Bukan hanya untuk masuk ke sekolah tertentu, tetapi sebagai evaluasi diri.”
Amsar Azhari Siregar
Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto
KEPALA Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari Siregar menambahkan, TKA tersebut memiliki tujuan serupa dengan ujian nasional (UN) sebelumnya. Yakni, mengukur kemampuan akademik siswa.
Namun, dia menekankan hasil tes nanti tidak semata-mata untuk seleksi sekolah. ”TKA ini penting bagi siswa untuk mengukur kemampuan mereka. Bukan hanya untuk masuk ke sekolah tertentu, tetapi sebagai evaluasi diri,” paparnya.
Selain di jenjang SMP, nantinya jenjang SD juga akan melaksanakan TKA. Untuk siswa kelas VI SD, sedianya bakal melaksanakan TKA pada 20-30 April mendatang. ’’Untuk total SD ada 10.048 siswa yang akan mengikuti TKA dari 419 lembaga negeri maupun swasta,’’ jelasnya.
Amsar menuturkan, pelaksanaan TKA berlangsung dengan tiga jenis tes. Meliputi, numerasi, literasi, dan survei. Total waktu pengerjaan selama 90 menit.
’’Untuk teknis pelaksanaan, jumlah peserta dalam satu ruangan disesuaikan dengan ketersediaan perangkat. Sehingga per sekolah menerapkan sesi menyesuaikan dengan kapasitas ruangan. Yakni, sekitar 30 hingga 32 siswa per ruangan,’’ tandasnya.
Dia berharap, pelaksanaan TKA berjalan dengan baik sehingga siswa memperoleh hasil maksimal dan dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Sebab, hasil TKA ini juga berdampak pada potret capaian lembaga pendidikan melalui rapor pendidikan masing-masing.
”Dengan pelaksanaan ini, kami berharap kualitas pendidikan di Kabupaten Mojokerto dapat terus meningkat melalui pemetaan kemampuan akademik siswa secara terukur,” pungkas Amsar. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto