Gus Bupati Mojokerto Pastikan TKA Perdana Tingkat SMP Berjalan Lancar

Indah Oceananda • Dipublikasikan Selasa, 7 April 2026 | 04:21 WIB
MEKANISME BARU: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa bersama Kepala Dispendik Amsar Azhari Siregar dan Kepala SMPN 1 Puri Nanang Wahyuningaji saat meninjau pelaksanaan TKA hari pertama, Senin (6/4). (Oce JPRM)
MEKANISME BARU: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa bersama Kepala Dispendik Amsar Azhari Siregar dan Kepala SMPN 1 Puri Nanang Wahyuningaji saat meninjau pelaksanaan TKA hari pertama, Senin (6/4). (Oce JPRM)

 

’’Sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Kemendikdasmen, TKA ini ini menjadi dasar untuk mengevaluasi proses pembelajaran siswa agar lebih efektif dan terukur.’’

Muhammad Albarraa

Bupati Mojokerto

PELAKSANAAN Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP se-Kabupaten Mojokerto resmi digulirkan, kemarin (6/4). Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa meninjau dan memantau langsung proses adaptasi siswa terhadap sistem ujian baru tersebut di SMPN 1 Puri. Peninjauan dilakukan pada hari pertama pelaksanaan TKA yang berlangsung secara nasional, mulai 6 hingga 16 April 2026. 

Pada hari pertama, para siswa mengikuti sejumlah mata uji dalam beberapa sesi dengan pengawasan ketat dari panitia dan pengawas ruang, agar ujian berjalan tertib dan sesuai ketentuan. Dalam kunjungan tersebut, sosok yang akrab disapa Gus Bupati ini memastikan seluruh proses pelaksanaan TKA berjalan lancar dan sesuai prosedur. ”Hari ini (kemarin, Red) kami meninjau pelaksanaan TKA di SMPN 1 Puri. Saya kira murid-murid sudah dipersiapkan dengan baik,” katanya.

BERJALAN LANCAR: Para proktor TKA SMPN 1 Puri foto bersama Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa usai pelaksanaan tes sesi pertama.
BERJALAN LANCAR: Para proktor TKA SMPN 1 Puri foto bersama Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa usai pelaksanaan tes sesi pertama.

 

Hari pertama TKA jenjang SMP di Kabupaten Mojokerto ini diikuti 11.674 siswa dari 117 SMP negeri dan swasta. Kegiatan tersebut sebagai bagian dari pemetaan mutu pendidikan serta evaluasi capaian standar kompetensi lulusan di tingkat daerah. ’’Sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Kemendikdasmen, TKA ini ini menjadi dasar untuk mengevaluasi proses pembelajaran siswa agar lebih efektif dan terukur,’’ ungkapnya. 

Sehingga, lanjut dia, TKA sebagai tes pengganti ujian nasional (UN) ini bukan lagi sekadar kegiatan rutin. Melainkan sebagai instrumen penting dalam mengukur capaian kualitas pendidikan. ’’Dan setelah peninjauan tadi (kemarin, Red), pelaksanaan TKA diharapkan berlangsung optimal. Terutama karena sistemnya dirancang berbasis daring secara nasional,’’ ulasnya. 

BERJALAN LANCAR: Para proktor TKA SMPN 1 Puri foto bersama Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa usai pelaksanaan tes sesi pertama.
BERJALAN LANCAR: Para proktor TKA SMPN 1 Puri foto bersama Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa usai pelaksanaan tes sesi pertama.

 

Pihaknya juga ingin memastikan, seluruh sarana prasarana pendukung TKA berfungsi dengan baik. ’’Kita ingin hasil tes ini menjadi cermin objektif atas capaian literasi dan numerasi anak-anak kita di jenjang SMP,” ujarnya. 

Gus Bupati juga menekankan pentingnya integritas dalam pelaksanaan asesmen agar menghasilkan data yang valid. Terlebih, pelaksanaan TKA menjadi bagian penting dalam memetakan capaian pendidikan secara komprehensif. ”Asesmen harus berjalan objektif, karena hasilnya akan menjadi dasar perbaikan sistem pendidikan ke depan,’’ tandasnya. (oce/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
tka smp bupati mojokerto dinas pendidikan kabupaten mojokerto bupati albarraa gus bupati mojokerto