’’Alhamdulillah, untuk di Mojokerto baik kabupaten dan kota setiap tahun siswa yang diterima PTN jalur SNBP terus meningkat.’’
Pinky Hidayati
Kepala Cabdindik Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto
Ribuan Peserta Harus Bersaing di SNBT
MOJOKERTO RAYA - Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi diumumkan pada Selasa (31/3) lalu. Dari 4.105 siswa yang memenuhi persyaratan, hanya 843 siswa berhasil lolos melewati jalur nilai rapor itu. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Pinky Hidayati mengatakan, sebanyak 843 siswa yang lolos SNBP ini tersebar di puluhan SMA negeri dan swasta se-Mojokerto Raya. Jumlah tersebut naik dibandingkan tahun lalu yang hanya meloloskan 811 siswa.
’’Alhamdulillah, untuk di Mojokerto baik kabupaten dan kota setiap tahun siswa yang diterima PTN jalur SNBP terus meningkat,’’ katanya, kemarin (1/4). Dari total tersebut, jenjang SMA menyumbang sebanyak 651 siswa dan di jenjang SMK 192 siswa. ’’27 siswa di antaranya mendapatkan golden ticket dari perguruan tinggi negeri (PTN),’’ ulasnya.
Secara mayoritas, lanjut Pinky, ratusan siswa ini paling banyak diterima di Universitas Airlangga (Unair), Universitas Brawijaya (UB), serta Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Sisanya diterima di PTN lain yang tersebar di Jawa Timur (Jatim) dan luar Provinsi Jatim. Seperti Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Udayana.
Pinky meminta bagi siswa yang belum diterima pada jalur SNBP terus semangat belajar dan berusaha. Terlebih masih ada kesempatan melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) dan mandiri. Sehingga para siswa tetap harus memacu belajarnya dengan sungguh-sungguh agar bisa lolos UTBK. ’’Masih ada kesempatan untuk ikut UTBK (Ujian Tertulis Berbasis Komputer, Red) yaitu dengan jalur tes (SNBT) dan mandiri,” ungkapnya.
Berdasarkan data resmi yang diumumkan melalui laman SNPMB (Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru) pada Selasa (31/3), jumlah pendaftar SNBP dari Jatim mencapai 108.122 siswa, dengan tingkat penerimaan sebesar 27,20 persen.
Selain unggul pada jalur SNBP, Jatim juga mencatat prestasi signifikan dalam penerimaan mahasiswa melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Pada SNBP 2026, sebanyak 40.213 siswa pemegang KIP Kuliah dari Jatim mendaftar, dan 8.915 siswa di antaranya dinyatakan diterima. Jumlah tersebut kembali menempatkan Jatim sebagai provinsi dengan penerimaan KIP Kuliah tertinggi di Indonesia. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah