PROSES penilaian 10 karya inovasi terbaik East Java Innovative Education Submit (EJIES) 2026 di masing-masing wilayah Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur rampung. Hari ini (31/3), Jawa Pos Radar Mojokerto mengumumkan 10 karya terbaik EJIES 2026 dari Cabdindik Wilayah Kabupaten-Kota Mojokerto.
Sebelumnya, dewan juri dari internal Jawa Pos Radar Mojokerto telah menilai sebanyak total 1.284 karya dari guru, kepala sekolah, pengawas, dan tenaga kependidikan (tendik). Dewan juri Ahmad Basuni mengatakan, karya dari para peserta di Cabdindik Wilayah Kabupaten-Kota Mojokerto terbilang luar biasa.
Sehingga, memakan waktu dan ketelitian ekstra untuk menentukan yang terbaik. ’’Panitia butuh waktu sepekan untuk menyeleksi masing-masing karya dan menentukan 10 besar terbaik berdasarkan bidangnya,’’ katanya.
Masing-masing peringkat 10 besar yang terpilih akan masuk ke tahap berikutnya. Yaitu tahap penilaian deck vlog. Di mana, tahap ini akan berlangsung pada 1-8 April nanti. ’’Dari tahap penilaian tersebut, selanjutnya akan diambil 50 karya terbaik,’’ ungkap Basuni.
Adapun, event yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur ini bekerja sama dengan Jawa Pos dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Dalam lomba ini, setiap peserta mengirimkan inovasi berupa karya tulis yang tidak hanya dikemas berbentuk teknologi atau aplikasi.
Melainkan juga menuangkan kebijakan dan langkah strategis yang mampu menyelesaikan persoalan pendidikan. ’’Dari karya inovasi yang masuk sangat variatif. Peserta mengirimkan karya-karya terbaiknya untuk bersaing di tingkat daerah dan Jawa Timur,’’ tambah Manajer Keuangan Jawa Pos Radar Mojokerto Niko Suseno Jaya.
Hasil penyaringan karya dari penilaian deck vlog, akan diumumkan pada 13 April. Tepat pada 21 April dilaksanakan development forum. Sedangkan pada 30 April showcase atau pemaparan serta diskusi 50 finalis terbaik, dan 21 Mei malam penganugerahan.
Ajang EJIES sendiri menjadi wadah penghargaan bagi insan pendidikan yang memiliki inovasi dan dedikasi tinggi dalam memajukan dunia pendidikan. Diharapkan, kegiatan ini mampu mendorong lahirnya ide-ide kreatif yang berdampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di Mojokerto Raya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah