Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

EJIES 2026, 1.284 Karya Inovasi Insan Pendidikan Mojokerto Siap Dinilai

Indah Oceananda • Kamis, 12 Maret 2026 | 07:20 WIB

AGENDA TAHUNAN: Pelaksanaan malam penganugerahan EJIES 2025. Kali ini, Jawa Pos Radar bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur kembali menggelar event tersebut untuk kedua kalinya.
AGENDA TAHUNAN: Pelaksanaan malam penganugerahan EJIES 2025. Kali ini, Jawa Pos Radar bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur kembali menggelar event tersebut untuk kedua kalinya.

’’Semua inovasi adalah karya orisinal terbaik. Semoga tahun ini semakin banyak wakil Mojokerto yang meraih gelar inovasi terbaik.’’

Pinky Hidayati

Kepala Cabdindik Provinsi Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto

EVENT East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026 akhirnya memasuki tahap penilaian. Setelah ditutup pada Senin (9/3), setidaknya ada 1.284 karya inovasi yang terdaftar. Selanjutnya akan dipilih 10 terbaik dari masing-masing cabang dinas pendidikan untuk dinilai di tahap selanjutnya. 

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto Pinky Hidayati mengatakan, tahun ini Dinas Pendidikan Jatim kembali mencanangkan sebagai tahun prestasi dan inovasi. Maka, lanjut dia, selayaknya Cabdindik Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto turut mendukung kegiatan EJIES 2026 ini. 

’’Alhamdulillah, semangat para guru, tendik, kepala sekolah, serta pengawas SMA, SMK, dan SLB negeri dan swasta di wilayah Mojokerto untuk berinovasi sangat tinggi. Hampir 1.500 karya inovasi telah didaftarkan pada EJIES 2026,’’ katanya, kemarin. 

Pinky menuturkan, melalui EJIES ini nantinya akan mendorong sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan untuk selalu bergerak dan menggerakkan bersama-sama. Tentu dalam rangka berkreasi dan berinovasi untuk menciptakan terobosan baru dalam pembelajaran yang kebetulan juga terselenggara saat bulan puasa. ’’Karya inovasi ini menjadi salah satu program Ramadan pendidikan berdampak di Mojokerto, sehingga menambah antusiasme dan kebermanfaatan,’’ imbuhnya. 

Dengan jumlah 1.284 karya yang disetor 1.468 peserta se-Mojokerto Raya tersebut menunjukkan dukungan agar EJIES bisa memunculkan kreasi dan inovasi di bidang pendidikan. Pihaknya memohon doa dan dukungan untuk Cabdindik Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto bisa menjadi peraih medali atau pemenang terbanyak. ’’Semua inovasi adalah karya orisinal terbaik. Semoga tahun ini semakin banyak wakil Mojokerto yang meraih gelar inovasi terbaik,’’ imbuhnya. 

Sekadar diketahui, event yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur ini bekerja sama dengan Jawa Pos dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Dalam lomba ini, setiap peserta mengirimkan inovasi berupa karya tulis yang tidak hanya dikemas berbentuk teknologi atau aplikasi. Melainkan juga menuangkan kebijakan dan langkah strategis yang mampu menyelesaikan persoalan pendidikan. 

’’Dari karya inovasi yang masuk sangat variatif. Peserta mengirimkan karya-karya terbaiknya untuk bersaing di tingkat daerah dan Jawa Timur,” tambah Manajer Keuangan Jawa Pos Radar Mojokerto Niko Suseno Jaya. Setelah disetorkan, karya peserta akan menjalani tahap preliminary, yaitu penilaian proposal dilakukan oleh tim dari Jawa Pos Radar. Itu akan berlangsung pada 9 hingga 25 Maret untuk tahapan preliminary atau penilaian proposal. 

Kemudian pada 27 Maret akan diumumkan 10 peserta terbaik. Pada 1-8 April dilanjutkan untuk penilaian deck vlog. Lalu, di 13 April pengumuman 50 terbaik. Tepat pada 21 April dilaksanakan development forum. Sedangkan pada 30 April showcase atau pemaparan serta diskusi 50 finalis terbaik, dan 21 Mei malam penganugerahan. (oce/ris)

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#cabdindik mojokerto #karya inovasi #ejies 2026 #Sekolah mojokerto