Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jurnalis Mengajar di SMPN 1 Kutorejo Mojokerto, Dorong Siswa Perkuat Literasi di Era Digital

Indah Oceananda • Sabtu, 14 Februari 2026 | 05:20 WIB

 

ANTUSIASME: Redaktur Jawa Pos Radar Mojokerto Fendy Hermansyah mengajari siswa SMPN 1 Kutorejo teknik wawancara, Jumat (13/2).
ANTUSIASME: Redaktur Jawa Pos Radar Mojokerto Fendy Hermansyah mengajari siswa SMPN 1 Kutorejo teknik wawancara, Jumat (13/2).
PELATIHAN Jurnalis Mengajar yang diinisiasi Jawa Pos Radar Mojokerto kini merambah ke SMPN 1 Kutorejo. Kemarin (13/2) tim Jawa Pos Radar Mojokerto mengunjungi sekolah tersebut untuk memberikan pelatihan dengan tema ’’Menjadi Jurnalis dalam 60 Menit’’.

Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan dari Kepala SMPN 1 Kutorejo Supriyadi. Kepada para peserta, ia menyampaikan agar mereka bersungguh-sungguh dalam mengikuti pelatihan. ’’Kegiatan ini sudah menjadi pilihan kalian karena sudah bergabung menjadi sekolah Duta Literasi. Kesempatan yang bagus ini gunakanlah dengan sebaik-baiknya,’’ pesannya.

Supriyadi menyatakan, melalui pelatihan ini diharapkan para peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam hal jurnalistik. Termasuk juga agar mereka bijak dalam bermedia. ’’Siapa yang tahu kegiatan ini menjadi awal nantinya kalian menjadi seorang jurnalis andal. Saya berharap, dari kegiatan ini tidak hanya tentang kompetensi, melainkan juga bagaimana nantinya kalian berkomunikasi dengan publik dengan lebih baik lagi,’’ papar Supriyadi.

Pelatihan tersebut diikuti 100 siswa dari kelas 7, 8 dan sejumlah perwakilan kelas 9. Selama pelatihan, para siswa diberikan materi yang disampaikan Redaktur Jawa Pos Radar Mojokerto Fendy Hermansyah. Hanya sedikit teori yang diberikan, karena pelatihan ini tekanan pada aplikasi atau praktik. Selain mendapatkan teori dasar jurnalistik, mereka berpraktik membuat dan mengolah berita hingga teknik wawancara.

TETAP SKEPTIS: Kepala SMPN 1 Kutorejo Supriyadi membuka program Jurnalis Mengajar yang diinisiasi Jawa Pos Radar Mojokerto.
TETAP SKEPTIS: Kepala SMPN 1 Kutorejo Supriyadi membuka program Jurnalis Mengajar yang diinisiasi Jawa Pos Radar Mojokerto.

Fendy mengingatkan pentingnya literasi di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, kemampuan membaca secara kritis menjadi tameng utama agar pelajar tidak mudah percaya pada informasi media sosial yang belum terverifikasi. ’’Literasi yang baik akan membantu kita memilah informasi dan terhindar dari hoaks,’’ tegasnya.

Di samping itu, melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami dasar jurnalistik, tetapi juga mampu mengasah keterampilan literasi, berpikir kritis, dan berani tampil di depan publik. ’’Semoga pelatihan singkat ini benar-benar memberi manfaat bagi siswa kedepannya,’’ pungkas Fendy. (oce/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#event jawa pos radar mojokerto #smpn 1 kutorejo #event JPRM #Perkuat Literasi #jurnalis mengajar #era digital