KABUPATEN - Menjadi Jurnalis dalam 60 Menit berhasil dibuktikan para siswa SMPN 2 Kutorejo. Melalui program Jurnalis Mengajar, mereka justru mampu menulis hingga memproduksi karya berita dengan waktu 30 menit. Kegiatan tersebut dibuka langsung Kepala SMPN 2 Kutorejo Rahayu Wijayati, kemarin (13/2).
Dalam sambutannya, ia meminta 100 siswa yang mengikuti workshop dengan mendatangkan pamateri dari Jawa Pos Radar Mojokerto tersebut agar dimanfaatkan dengan maksimal. Utamanya, bagi siswa yang memiliki ketertarikan tersendiri pada dunia literasi.
’’Mumpung hari ini (kemarin, Red) ada mereka yang profesional dalam bidang tulis menulis, monggo anak-anak bisa bertanya dan memanfaatkan kesempatan ini,’’ katanya.
Dari pelatihan jurnalistik ini diharapkan kemampuan menulis para siswa semakin terasah. Bahkan, lebih baik lagi jika nantinya karya mereka dapat dipublikasi. ’’Kita harap output dari pelatihan ini, anak-anak bisa menghasilkan karya jurnalistik atau karya tulis yang baik, syukur-syukur jika nanti bisa dipublikasikan juga,’’ imbuh dia.
Usai dibuka, materi workshop langsung disampaikan Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Mojokerto Moch. Chariris. Sebelum berpraktik menjadi jurnalis dalam satu jam, mereka membentuk kelompok media.
Tak hanya itu, para peserta mendapatkan materi tentang dasar-dasar ILMU jurnalistik, teknik penulisan berita, serta cara melakukan wawancara yang efektif. ’’Setiap hari, teman-teman akan dihadapkan dengan situasi-situasi yang menuntut kemampuan bertutur dan menyampaikan narasi. Seperti bercerita di depan kelas, nah ini bisa jadi bekal,” ungkap Chariris.
Dalam waktu yang terbilang singkat, peserta didik dilatih secara langsung dalam membuat dan menulis sebuah informasi menjadi berita yang menarik.
Chariris juga sempat menjelaskan kepada para siswa mengenai perbedaan ANTARA berita straight news, features, DAN in depth news. Hasilnya, dalam waktu 30 menit, mereka bisa memproduksi berita dari lingkungan sekolah.
’’Pelatihan ini diharapkan jadi langkah awal bagi siswa untuk memahami dunia jurnalistik lebih dalam dan siap berkontribusi dalam menyebarkan informasi dengan beretika,’’ pungkasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah