Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jurnalis Mengajar di SMPN 1 Ngoro Mojokerto, Menulis Straight News Jadi Outcome Pelatihan

Indah Oceananda • Jumat, 13 Februari 2026 | 04:55 WIB

 

BELAJAR BERSAMA: Redaktur Jawa Pos Radar Mojokerto Fendy Hermansyah mendampingi siswa SMPN 1 Ngoro dalam Jurnalis Mengajar, kemarin (12/2).
BELAJAR BERSAMA: Redaktur Jawa Pos Radar Mojokerto Fendy Hermansyah mendampingi siswa SMPN 1 Ngoro dalam Jurnalis Mengajar, kemarin (12/2).
KABUPATEN - Kepala SMPN 1 Ngoro Sri Indahyani menambahkan, kegiatan peningkatan kemampuan jurnalistik ini merupakan bagian dari penguatan budaya literasi di sekolah.

’’Kami ingin anak-anak ini dalam 60 menit bisa ’’disulap’’ menjadi penulis. Paling tidak, mereka berani menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan yang runtut dan enak dibaca. Ini bukan sekadar pelatihan, tapi bagian dari membangun sekolah yang literat,’’ ujarnya. 

Menurutnya, keterampilan jurnalistik melatih siswa berpikir kritis, peka terhadap lingkungan, sekaligus meningkatkan kemampuan membaca dan menulis.

’’Literasi itu bukan hanya membaca buku, tetapi bagaimana siswa mampu memahami, mengolah, lalu menyampaikan informasi secara bertanggung jawab. Melalui trik dan teknik menulis yang diajarkan, kami ingin mereka berkembang menjadi generasi yang cakap literasi,’’ tegasnya. 

Sri Indahyani menyatakan, kegiatan ini akan terus dikembangkan sebagai program berkelanjutan agar SMPN 1 Ngoro semakin dikenal sebagai sekolah yang aktif dan produktif dalam karya tulis siswa. Pelatihan diawali pemaparan singkat dari Manajer Iklan Jawa Pos Radar Mojokerto Ahmad Basuni. Kemudian materi pelatihan Menjadi Jurnalis dalam 60 Menit, oleh Fendy Hermansyah. 

Sepanjang pelatihan selama 2 jam lebih, materi yang disampaikan mendapat sambutan antusias ratusan peserta dari siswa kelas VIII-IX tersebut. Puluhan pertanyaan mencuat ketika sesi tanya jawab. Tahapan berlanjut dengan sesi penulisan berita straigth news. 

Dengan jangka waktu 15 menit, siswa diminta membuat berita straight news perihal pelatihan tersebut. Akhirnya, terkumpul 19 tulisan berita langsung dari siswa secara mandiri maupun berkelompok. ’’Ada 19 tulisan berita yang dihasilkan peserta. Seluruhnya sudah memuat unsur utama penulisan berita yakni 5 W + 1 H (Who, Where, When, What, Why, plus How),’’ ujar Fendy. 

Pihaknya berharap adanya pelatihan tersebut meningkatkan keterampilan siswa dalam literasi, khususnya bidang jurnalistik. Terlebih, SMPN 1 Ngoro memiliki buletin sekolah yang terbit secara rutin setiap semester. ’’Outcome berupa keterampilan menulis berita tersebut bisa dimanfaatkan ke depannya dalam pembuatan buletin sekolah,’’ tandasnya. (fen/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#smpn 1 ngoro mojokerto #jurnalis mengajar #pelatihan jurnalistik