Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jurnalis Mengajar di SMPN 1 Sooko Mojokerto, Mengasah Kemampuan Menulis, Siswa Praktik Menjadi Jurnalis

Indah Oceananda • Kamis, 12 Februari 2026 | 05:05 WIB

 

MEMPERDALAM ILMU: Siswa SMPN 1 Sooko menyimak pemaparan materi dalam program Jurnalis Mengajar yang disampaikan Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Mojokerto Moch. Chariris, kemarin (11/2).
MEMPERDALAM ILMU: Siswa SMPN 1 Sooko menyimak pemaparan materi dalam program Jurnalis Mengajar yang disampaikan Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Mojokerto Moch. Chariris, kemarin (11/2).
 

 

SOOKO - Dunia jurnalistik tetap menjadi perhatian lembaga pendidikan. Seperti yang digelar di SMPN 1 Sooko, kemarin (11/2). Seratus siswa dari kelas 7 dan 8 mengikuti kegiatan workshop Jurnalis Mengajar yang diinisiasi Jawa Pos Radar Mojokerto dengan penuh antusiasme. 

Dengan tema Menjadi Jurnalis dalam 60 Menit, kegiatan tersebut dibuka oleh Wakasek Kesiswaan SMPN 1 Sooko Erni Wijayanti di aula sekolah. Dia menuturkan, pelatihan jurnalistik yang diadakan Jawa Pos Radar Mojokerto ini dinilai positif dan dapat memberikan manfaat jangka panjang. ”Dengan adanya pelatihan ini para siswa bisa mengenal lebih jauh dunia jurnalistik dan memberi bekal keahlian menulis untuk masa depan mereka,” sebutnya. 

Mewakili kepala sekolah, Sutrisno Slamet, Erni meminta para siswa serius mengikuti pelatihan tersebut, utamanya dalam menulis. Karena, kemampuan literasi akan dibutuhkan sampai kapan pun. ’’Pesan saya, ikuti pelatihan ini dengan baik, karena pengetahuan literasi akan dibutuhkan sampai kapan pun. Dengan menguasai literasi, anak-anak diharapkan bisa membuat tulisan yang baik dan benar,’’ imbuhnya.

Sementara itu, usai dibukanya pelatihan jurnalistik, siswa langsung dipandu oleh Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Mojokerto Moch. Chariris. Sebelum praktik menjadi jurnalis dalam satu jam, mereka lebih dulu dibagi dalam kelompok redaksi media. 

Para peserta juga mendapatkan materi tentang dasar-dasar ilmu jurnalistik. Meliputi, pengenalan profesi jurnalis, teknik penggalian data, wawancara, hingga penulisan berita sesuai kaidah jurnalistik.

’’Setiap hari, teman-teman akan dihadapkan dengan situasi-situasi yang menuntut kemampuan bertutur dan menyampaikan narasi. Seperti bercerita di depan kelas, nah ini bisa jadi bekal,” ungkap Chariris. 

Dalam waktu yang terbilang singkat, peserta didik dilatih secara langsung dalam membuat dan menulis sebuah informasi menjadi berita yang menarik. Chariris juga menjelaskan kepada para siswa mengenai perbedaan dan ciri dari tulisan berita straight news, features, hingga in depth news

Uniknya lagi, saat siswa tengah memproduksi berita, salah satu siswa secara sukarela menyumbangkan suaranya untuk menghibur teman sebaya mereka saat mengikuti pelatihan, agar suasana kelas tak monoton.

’’Pelatihan ini diharapkan jadi langkah awal bagi siswa untuk memahami dunia jurnalistik lebih dalam dan siap berkontribusi dalam menyebarkan informasi dengan beretika,’’ pungkas Chariris. (oce/ris) 

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#jawa pos radar mojokerto #event JPRM #smpn 1 sooko #jurnalis mengajar