KOTA - Tiada hari tanpa prestasi. Setidaklah itulah slogan yang layak disematkan bagi SMPN 7 Mojokerto. Pasalnya, dalam waktu berdekatan, para siswa kerap kali menjuarai lomba di beberapa event berbeda, mulai tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
Kepala SMPN 7 Mojokerto Evi Poespito Hany mengatakan, dalam kurun setahun ini, sekolah yang ia pimpin sukses menorehkan 58 kejuaraan di bidang akademik maupun nonakademik. Di awal tahun 2026 ini bahkan dihiasi dengan kemenangan di tujuh bidang lomba berbeda. ’’Alhamdulillah, kami selalu meraih prestasi, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional, termasuk dalam ajang-ajang besar,’’ katanya, kemarin (8/2).
Menurut Evi, prestasi luar biasa ini tidak terlepas dari kerja keras para siswa, peran aktif para guru, serta dukungan penuh orang tua. Namun, ia menilai faktor yang paling utama adalah tekad para siswa sendiri untuk memberikan yang terbaik dan semangat juang yang tinggi menjadi juara di setiap ajang yang diikuti.
”Kami berharap prestasi-prestasi ini juga memotivasi siswa-siswi lainnya untuk menorehkan pencapaian serupa. Tentunya, hal ini kami dukung dengan pembinaan yang dilakukan secara intensif melalui program Prestasiku,” tegasnya.
SMPN 7 Mojokerto juga fokus membentuk generasi bertakwa, berakhlak mulia, dan berprestasi. Pembinaan dilakukan secara berkelanjutan agar prestasi yang telah diraih tidak hanya terjaga, tetapi juga terus meningkat. ’’Ada beberapa program unggulan pembelajaran yang kami terapkan pada siswa, hal ini sebagai wujud mencapai visi misi sekolah,’’ terangnya.
Program unggulan SMPN 7 Mojokerto tersebut di antaranya Juara (Jumat Religi Asri); Silapkerto (Sistem Pelaporan Kekerasan di SMPN 7 Mojokerto); Urip Pitu (UKS Prima untuk Pelajar dan Pelayanan Kolaborasi, Terampil dan Terpadu); Kasih Wanita (Kajian Sukses Fikih Wanita); Ibadahku Surgaku; dan Bicara Cinta.
’’Tidak melulu untuk siswa, dalam penerapan program pembelajaran kita juga melibatkan wali murid, yakni dengan menggelar kegiatan parenting yang dikemas dalam program Bicara Cinta,’’ beber dia.
Evi menegaskan, selama tiga tahun masa belajar, siswa SMPN 7 Mojokerto diarahkan mendapat pendidikan yang seimbang antara ilmu agama, pengetahuan umum, dan pembentukan karakter.
Oleh karena itu, diperlukan program-program unggulan yang mampu mengembangkan potensi siswa secara holistik. Program unggulan ini meliputi, pembinaan spiritual, edukasi remaja, serta pembinaan prestasi. ’’Karena dengan kombinasi prestasi akademik, pembentukan karakter dan kepedulian lingkungan, SMPN 7 Mojokerto akan terus konsisten melahirkan generasi unggul, cerdas, dan berkarakter,’’ pungkasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah